Ini Rincian Surat Edaran Larangan Mudik Lebaran, Ketentuan dan Penindakannya

Surat edaran larangan mudik lebaran 2021 sudah turun dan ditanda tangani oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo pada tanggal 7 April 2021


zoom-inlihat foto
kendaraan-pemudik-dari-arah-jakarta-melewati-jalan-tol-jakarta-cikampek-di-cikampek-jawa-barat.jpg
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi kendaraan mudik


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Surat edaran larangan mudik lebaran 2021 sudah turun dan ditanda tangani oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo pada tanggal 7 April 2021.

Segala aturan tentang larangan mudik sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Surat tersebut berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Sebagaimana bunyi SE Nomor 13 Tahun 2021, "Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 6-17 Mei 2021 dan akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau dengan perkembangan terakhir di lapangan".

Dengan turunnya surat ini, maka masyarakat otomatis terancam tidak bisa lebaran di kampung halamannya.

Pasalnya, dalam surat tersebut telah diatur bahwa jika ada pelanggaran terhadap Surat Edaran tersebut akan dikenakan sanksi denda, sanksi sosial, kurungan dan/atau pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dilansir Tribunnews.com, maksud disusunnya Surat Edaran ini adalah untuk mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan mengoptimalisasi fungsi posko Covid-19 di Desa/Kelurahan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Selain itu, Surat Edaran ini juga bertujuan untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Empat ruang lingkup yang diatur dalam Surat Edaran adalah protokol kesehatan umum, pengendalian kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan dan kegiatan salat Idul Fitri, peniadaan mudik tanggal 6-17 Mei 2021 untuk seluruh wilayah Indonesia, dan optimalisasi fungsi posko Covid-19 desa/kelurahan untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Ilustrasi mudik
Ilustrasi mudik (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Berikut Ketentuan Protokol Peniadaan Mudik, Pencegahan, dan Pengendalian Covid-19:





Halaman
1234
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved