Ini juga memberikan rasa kenyang, juga memastikan kita untuk lebih sedikit makan hidangan utama.
6. Pilih karbohidrat yang baik
Makanan berbuka puasa harus mengandung sumber karbohidrat, lebih disukai kompleks, termasuk nasi merah, pasta gandum atau roti, atau kentang.
Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan selain serat dan mineral.
7. Memasukkan protein tanpa lemak
Mengonsumsi makanan berprotein saat berbuka puasa juga penting untuk membangun dan mempertahankan massa otot.
Daging sapi, susu, yogurt, telur, keju, ikan, dan unggas semuanya merupakan protein berkualitas tinggi.
Baca: Hukum Keramas di Siang Hari saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasa?
Baca: Hukum Ziarah Kubur Menjelang Bulan Ramadhan, Begini Penjelasan Ustad Abdul Somad
8. Tidak terburu-buru makan
Jangan terburu-buru menghabiskan makanan.
Setelah dilarang makan sepanjang hari, kelebihan makanan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya.
Mengontrol ukuran porsi adalah kunci untuk tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.
Cara mencegah masalah pencernaan saat berpuasa
Sejumlah orang terkadang mengalami masalah pencernaan saat menjalani ibadah puasa Ramadan.
Masalah pencernaan memang bisa terjadi saat berpuasa karena adanya perubahan pola makan.
Meski demikian, masalah pencernaan ini bisa dicegah dengan tip yang mudah dilakukan.
Berikut sejumlah tip yang bisa dicoba agar pencernaan tidak terganggu selama berpuasa.
1. Makan makanan kaya serat saat sahur dan berbuka
Melansir Kompas, menurut Maria Adams, MS, MPH, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, makan makanan berserat dapat membantu pencernaan dalam kondisi sehat saat menjalankan ibadah puasa.
Adams juga mengatakan bahwa makanan kaya serat membantu mencegah ataupun mengobati berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit, wasir, dan radang usus besar.
Selain itu, banyak mengonsumsi makanan berserat selama puasa bisa membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.