Berawal dari Temukan Biji, PNS di Bengkulu Nekat Tanam Ratusan Pohon Ganja, Berdalih untuk Usir Hama

Seorang PNS tanam ganja dari biji ganja yang dikonsumsinya hingga jadi ratusan batang


zoom-inlihat foto
ilustrasi-tanaman-ganjaa.jpg
net
ilustrasi tanaman ganja


Dia juga diancam dengan Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

KONTROVERSI GANJA

Di sejumlah negara, ganja masuk dalam golongan narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang jenis lainnya.

Sering kali kita melihat tayangan di televisi atau surat kabar yang memperlihatkan orang ditangkap karena memiliki atau menggunakan ganja atau marijuana, seolah-olah penggunaan narkoba sudah menjadi tren atau gaya hidup anak muda sekarang.

Ganja merupakan salah satu obat terlarang yang penggunaannya serta peredarannya telah diatur oleh undang-undang.

Ganja itu sendiri berasal dari tumbuh-tumbuhan sejenis rumput, walaupun ganja adalah sejenis obat tapi tidak dikenal sebagai obat.

ilustrasi tanaman ganja
ilustrasi tanaman ganja (Gambar oleh 7raysmarketing dari Pixabay)

Ganja merupakan sejenis narkotika, bagi yang mengonsumsinya dapat menimbulkan efek tidak sadar, dalam penggunaannya sebagai barang narkotika, ganja biasanya dikonsumsi dalam bentuk rokok atau dimakan.

Dalam mengonsumsi ganja biasanya dicampur dengan jenis minuman keras dan jenis narkotika lainnya.

Sejak jaman dulu ganja sudah digunakan, di India sendiri sering disebut dengan bhang, charas, atau Ghana.

Di negara Mesir disebut dengan hasish, di negara Afrika menyebutnya kef dan di negara maju menyebutnya marijuana.

Biasanya yang menjadi pecandu ganja adalah mereka yang emosinya tidak stabil.

Pernyataan dari Encyclopedia Britanica bahwa akan timbul ilusi atau hal-hal aneh dalam pikiran untuk mereka yang mengisap ganja, biasanya orang yang menghisap ganja akan merasa lapar, haus dan inginnya makanan yang manis.

Seseorang saat menggunakan ganja terlihat bermata sayu, merasa dirinya paling hebat, mengantuk, dan bahkan merasa sedang disiksa.

Kecelakaan di jalan raya banyak sekali terjadi karena pengaruh konsumsi ganja.

Penyalahgunaan pemakaian ganja sering dilakukan kalangan muda, biasanya mereka menggunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Orang yang menggunakan ganja tidak dapat mengendalikan tawa dan suka berbicara melantur, dalam kondisi sadar efek dari ganja dapat menyebabkan orang yang mengkonsumsinya memiliki ketakutan berlebih, mengigau, dan bersedih.

Namun, ada penelitian yang menyebutkan ganja bisa menjadi obat bila diolah secara medis.

Dustin Sulak, seorang profesor bedah, meneliti dan membuat mariyuana untuk digunakan secara medis.

Sulak merekomendasikan beberapa jenis mariyuana kepada para pasiennya dan mendapat hasil yang mengejutkan.

Saat diberikan mariyuana, pasien yang memiliki sakit kronis mengalami perbaikan kondisi dari sebelumnya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved