Beredar di Forum Hacker, 533 Juta Data Akun Facebook Bocor, Termasuk Indonesia

Sejumlah data pribadi pengguna Facebook bocor di forum hacker, begini tanggapan pihak Facebook.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-media-sosial-facebookshutterstock.jpg
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi media sosial Facebook.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lebih dari 500 pengguna akun Facebook bocor dari 2019.

Data yang berhasil dicuri itu, termasuk email dan nomer pribadi pemilik akun yang telah dipos secara daring di forum-forum hacker.

Kebocoran yang terjadi sebelumnya telah dilaporkan oleh Aaron Holmes dari Insider.

500 juta pengguna Facebook yang diposting di forum dari 106 negara.

Pengguna Facebook yang paling banyak terkena dampak dari negara Mesir (44,8 juta), Tunisia (39,5 juta), Italia (35,6 juta), dan Amerika Serikat (32,3 Juta).

Terdapat 130.000 pengguna facebook asal Indonesia dari kebocoran data.

Ratusan data tersebar oleh pengguna amatir dalam forum.

Hal ini membuat ratusan data bocor secara luas dan bisa diakses siapapun.

Facebook telah mengonfirmasikan kebocoran data melalui juru bicaranya.

Baca: PM Scott Morrison Ungkap Tindakan Facebook Putuskan Pertemanan dengan Australia Mengecewakan

Tampilan Facebook di Hp
Tampilan Facebook di Hp (CNET)

Menurut juru bicara Facebook pada (4/4/2021) mengatakan,"Itu adalah data lama yang pernah dilaporkan pada tahun 2019".

"Kami menenmukan dan memperbaiki masalah pada bulan Agustus 2019"

Sebelumnya akun asal Amerika Serikat (32 juta), dan akun asal Prancis (20 juta) terdampak kebocoran data dari pengguna Facebook.

Namun, Holmes melaporkan bahwa kumpulan data di forum peretasan dapat dilakukan dengan mudah bagi siapa saja selagi data belum lengkap.

Laporan Holmes mengutip dari Alon Gal, CTO kejahatana dunia maya Hudson Rock, yang pertama akali menemukan adanya kebocoran data pada hari Sabtu (3/4/2021).

Gal mengatakan, informasi yang bocor dapat memberikan informasi berbagai penjahat siber.

Informasi dapat digunakan untuk melakukan pneyemaran bahkan penipuan atas nama korban kebocoran.

"Basis data berisi informasi pribadi sebesar itu pasti akan dimanfaatkan cybercriminal untuk melakukan serangan rekayasa sosial atau upaya peretasan," kata Gal.

Baca: Imbas Kebocoran Data Facebook, Diduga 533 Juta Data Pengguna Diperjualbelikan Ilegal via Telegram

Bukan kebocoran pertama Fcaebook

Kasus kebocoran data pertama Facebook yang dialami Mark Zuckerberg tahun 2016 terdapat 80 juta data pengguna data yang dicuri oleh Cambridge Analytica.

Cambridge Analytica menggunakan puluha data pribadi Facebook untuk membidik para pemilih di Pemilu AS 2016 yang akhirnya dimenangkan Donald Trump.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved