Kemudian polisi pun meminta Jajang melakukan visum.
"Kita mengecek korban juga, membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan visum, kita juga melakukan pengecekan terkait tempat ia mengambil uang," ucap Anton dikutip dari KompasTV.
Di situlah ia mengaku jika kejadian yang menimpanya ialah rekayasa semata.
"Ternyata di situ ia memberitahu jika itu rekaya," tutur Anton.
Hal itu nekat ia lakukan demi mengelabui penagih utang yang terus mendesak Jajang agar membayar.
"Ia tidak pernah dirampok, tidak pernah dibegal, di situ dilakukannya karena desakan utang," lanjut Anton.
Setelah itu, Jajang pun membuat video permintaan maaf karena telah membuat kegaduhan.
Ia meminta maaf kepada masyarakat sekitar dan pihak kepolisian yang sudah dibuat resah.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, TRIBUN BOGOR)
Artikel ini telah tayang di Tribun Bogor dengan judul Saling Klaim Soal Utang, Dua Warga Bogor Sampai Berdebat di Polsek, Akhirnya Polisi yang Bayar
Baca lengkap soal emak-emak di sini