Stimulus Listrik Diperpanjang hingga Juni 2021, Berikut Golongan Pelanggan yang Menerimanya

Dengan adanya stimulus ini, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan tetap produktif saat pandemi.


zoom-inlihat foto
pengecekan-token-listrik-prabayar-di.jpg
Tribun Images/JEPRIMA
Warga melakukan pengecekan token listrik prabayar di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020). Stimulus listrik diperpanjang hingga Juni 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan memperpanjang stimulus listrik hingga Juni 2021.

Stimulus diberikan kepada masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial yang terdampak pandemi.

Stimulus ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan kepada masyarakat saat pandemi.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Kamis (25/3/2021).

Dengan adanya stimulus ini, kata Bob Saril, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan tetap produktif.

Selain itu, stimulus listrik juga menjaga daya beli masyarakat yang terdampak pandemi.

"Karena sifatnya perpanjangan, saya yakin penyaluran akan berjalan lancar,” kata Bob Saril.

Baca: 3 Cara Pasang Listrik Baru PLN, Bisa Prabayar atau Pascabayar

Ilustrasi meteran listrik
Ilustrasi meteran listrik (Tribun Timur)

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode April – Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yaitu:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan.

Sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

Baca: Rincian Tarif Listrik hingga Juni 2021, Dipastikan Tidak Naik

“Untuk pelanggan prabayar daya 450, tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile. Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” kata Bob.

PLN juga menekankan bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri daya 450 VA pasca bayar, karena ada perubahan besaran stimulus maka diskon langsung didapat saat melakukan pembayaran rekening listrik.

“Kami mengingatkan, khususnya kepada pelanggan 450 VA pasca bayar, mulai rekening bulan April 2021 harus kembali melakukan pembayaran. Namun tentunya dengan potongan dari stimulus sebesar 50 persen,” ucap Bob.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri.

Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Sebelumnya sepanjang tahun 2020, sejak bulan April, Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp 13,15 Triliun kepada 33,02 juta pelanggan.

Baca: KLAIM Token Listrik Gratis Maret 2021, Hanya Bisa Daftar Pakai 2 Cara & Klaim WhatsApp Dihilangkan

Sementara itu, pada triwulan I (Januari-Maret 2021) pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,66 triliun untuk stimulus listrik.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved