"Memaksakan kehendak yang nggak bisa diikuti oleh suara mayoritas yang ada di dalam.
Segala tindakan yang tidak dikehendaki teman-teman mayoritas ya dilakukan (oleh pelaku perusakan)," ujar dia.
Sesaat setelah kericuhan, forum pun diskors. Polisi kemudian memasuki gedung.
Para peserta kongres yang memicu kericuhan diamankan untuk diminta keterangan lebih lanjut.
Total ada enam orang yang dibawa polisi.
Baca: Kabar Duka eks Mendagri Letjen Purn Syarwan Hamid Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun
Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 25 Maret 2021, Aries Habiskan Malam Sendirian, Cancer Cukup Radikal
Mereka diduga melakukan pelemparan kursi sehingga merusak fasilitas gedung Islamic Center, Surabaya.
"Ini atas permintaan panitia, kami amankan enam orang dan sekarang masih dalam pemeriksaan.
Ada miskomunikasi di antara mereka, kemudian ada yang membanting kursi," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta pda Rabu (24/3/2021) pagi.
Meski terjadi kericuhan, untungnya tak ada korban luka akibat peristiwa tersebut.
Atas insiden kericuhan ini, Yogi mengatakan bahwa HMI bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan sarana dan prasarana gedung Islamic Center, Surabaya, tempat kongres berlangsung.
"Yang pecah akan menjadi tanggung jawab kami," tutur dia.
"Ada dua yang kami amankan, yaitu Kongres itu sendiri dan rombongan dari Makassar 1303 orang.
Kita bantu adek-adek 1300 ini bersama pihak terkait ke mess-mess yang tersedia, Kongres sendiri hingga jam 4 pagi ini masih berlangsung, kami lakukan pengamanan atas permintaan panitia acara dan Pemprov Jatim," jelas Irjen Nico Afinta dikutip dari KompasTV.
Baca: Heboh Penemuan Bangkai yang Diduga Gajah Mina di Perairan Natuna Riau
Baca: Jubir Wapres: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Sudah Boleh Digunakan secara Agama
Setelah kericuhan reda, Kongres HMI itu kemudian dilanjutkan kembali pada Rabu (24/3/2021) dengan agenda sidang penyelesaian sidang pleno 2 atau penyampaian laporan pertanggungjawaban dari Pengurus Besar HMI kepada para peserta.
"Sampai selepas subuh tadi, kegiatan kongres masih berjalan dengan agenda pembahasan pleno kedua menuju ketiga," ujar Irjen Nico.
(Tribunnewswiki.com, Tribunnews.com)