Viral Pria di Bekasi Akui Mampu Gandakan Uang Pakai Jenglot, Hasilkan Rp 300 Juta dari Satu Kertas

Seorang pria asal Bekasi ditangkap polisi setelah aksi penggandaan uang yang dilakukannya menggunakan jenglot dan secarik kertas viral di media sosial


zoom-inlihat foto
ilustrasi-nasabah-213456.jpg
tribun bali
Ilustrasi uang.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video yang menunjukkan aksi seorang pria di Bekasi bisa menggandakan uang yang dipegangnya, viral di media sosial.

Beredar di media sosial, sebuah video menunjukkan adanya praktik penggandaan uang kertas menggunakan sebuah jimat.

Dari video yang beredar, nampak seorang pria berpeci menggenggam sebuah jimat.

Kemudian ia meletakkan uang dan jimat ke dalam sebuah kotak kecil berwarna hitam.

Tidak lama setelah itu, dia membuka kembali kotak kecil berisi jimat, secarik kertas yang sudah berubah menjadi tumpukan uang pecahan seratus ribu.

Secara perlahan, pria tersebut mengeluarkan uang dari dalam kotak dan menebarnya di teras rumah seolah uang keluar tak ada habis.

Aksinya itu dilakukan di tengah banyak orang dan berakhir viral setelah diabadikan oleh seorang warga.

Namun kini, pria yang bisa menggandakan uang tersebut tak menampakkan batang hidungnya.

Setelah kejadian tersebut viral, rumahnya banyak dikunjungi orang.

Baca: Pengakuan Pria Viral yang Nekat Bunuh Kucing Liar di Serpong: Saya Bunuh Tapi Tak Siksa Dia

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang (Tribunnews.com)

Lokasi penggandaan uang itu beralamat di Gang Veteran, RT001 RW003, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (22/3/2021).

Video seorang pria bisa menggandakan uang itu juga diunggah oleh akun Instagram @infojktku.

Dari unggahan tersebut, terlihat sang pria melakukan ritual dengan mengotak atik benda benda di dalam kotak.

Terlihat ada tisu atau kertas, kotak dengan cermin di bagian dalamnya, jenglot, dan lainnya.

Setelah proses ritual beberapa lama, pria tersebut menarik slot dari kotak dan mendapati uang pecahan ratusan ribu Rupiah.

Uang tersebut tampak ditarik dari lipatan secara terus menerus.

Baca: Kepepet Masalah Uang, Bunda di Blitar Nekat Jadi Muncikari Buka Prostitusi Berkedok Rumah Karaoke

Baca: Viral Satpam Makan Nasi Lauk Bawang Mentah, Ingin 90 Persen Gaji untuk Keluarga

"Ada mungkin 300 juta," kata salah seorang warga.

Dalam menit terakhir, uang pecahan dimasukkan kembali ke dalam kresek hitam.

Diciduk polisi

Ternyata, pria yang mengaku bisa membuat uang lebih banyak itu kini sudah diamankan pihak kepolisian.

Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua RT setempat, Mubaidi atau Ujang.

Ujang mengaku jika keluarga pria yang membuka praktik penggandaan uang itu juga turut diciduk polisi.

"Udah dibawa sama tim buser (polisi) semalam, soalnyakan udah ramai di media sosial," kata Ujang.

Di rumah tersebut, pelaku penggandaan uang tinggal dengan mertua, istri dan satu orang anak.

Usai video viral, seluruhnya diamankan ke Polsek Babelan untuk dimintai keterangan.

"Sekarang kondisinya kosong, mertua, sama istrinya dibawa juga ke polsek, saya juga enggak begitu kenal dekat sama pelaku karena kurang akrab tahunya ya memang suka ada tamu aja datang ke rumahnya," tuturnya.

Kasus serupa: Penjual nasi kucing bisa gandakan uang

Eka Surya Darma (42) ditangkap diringkus polisi karena kasus penipuan dan penggelapan pada Kamis (19/3/2020).

Pria yang sehari-hari berjualan nasi kuning di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan mengaku sebagai ahli penggandaan uang.

Kasus tersebut terungkap saat korban melapor ke polisi pada 28 November 2019.

Korban mengaku telah ditipu Eko dengan modus menggandakan uang dengan kerugian mencapai Rp 296 juta.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Hendy Kurniawan mengatakan tersangka mengaku bisa menyembuhkan penyakit kiriman selama bertahun-tahun.

Ia juga mengaku bisa menggandakan uang atau emas dengan menggelar ritual kepada Bunda Ratu.

Hendy menjelaskan, sebelum ritual Eka meminta korban menyediakan tiga elemen ilmu yakni emas untuk elemen kesempurnaan, minyak wangi untuk elemen cair, dan uang kertas tunai untuk elemen kertas.

Baca: Cita Citata Bantah Menerima Uang Rp150 Juta Sebagai Fee Menyanyi di Kementerian Sosial

Baca: Namanya Disebut di Persidangan Korupsi Bansos, Cita Citata: Aku Nggak Tahu Apa-apa

"Karena janji dan kata-kata tersangka menggiurkan dan meyakinkan, akhirnya korban tergiur dan menyerahkan tiga eleman itu," kata Hendy.

Korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 150 juta dan emas mencapai 424 gram.

Setelah itu Eka mengajak korban melakukan ritual hingga lebih dari 10 kali setelah semua elemen dilengkapi.

Ritual dilakukan pada hari yang ditentukan.

"Lalu uang, emas, dan minyak dimasukkan ke dalam kardus dan ditutup kain."

"Tersangka menyebut nantinya uang dan emas akan berlipat-lipat dalam jangka waktu yang tidak ditentukan," jelas dia.

Eka kemudian berpesan ke korban agar tidak membuka kardus dan menunggu petunjuk dari Bunda Ratu.

Awalnya korban mengikuti Eka. Namun karena penasaran, korban membuka kardus tersebut pada 28 Oktober 2019.

"Ternyata kardus itu berisi berbagai emas dan liontin palsu, dan potongan koran seukuran uang kertas," ungkap dia.

Korban konfirmasi kepada tersangka.

Namun Eka malah marah dan menyebut uang dan emas itu hilang dan berubah menjadi kertas dan emas palsu karena dibawa Bunda Ratu

"Kata tersangka, itu berubah karena korban membuka kardus sebelum saatnya," tambah dia

(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Penampakan Rumah Diduga Lokasi Praktik Penggandaan Uang di Bekasi yang Viral di Media Sosial





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved