Viral Pria di Bekasi Akui Mampu Gandakan Uang Pakai Jenglot, Hasilkan Rp 300 Juta dari Satu Kertas

Seorang pria asal Bekasi ditangkap polisi setelah aksi penggandaan uang yang dilakukannya menggunakan jenglot dan secarik kertas viral di media sosial


zoom-inlihat foto
ilustrasi-nasabah-213456.jpg
tribun bali
Ilustrasi uang.


Ujang mengaku jika keluarga pria yang membuka praktik penggandaan uang itu juga turut diciduk polisi.

"Udah dibawa sama tim buser (polisi) semalam, soalnyakan udah ramai di media sosial," kata Ujang.

Di rumah tersebut, pelaku penggandaan uang tinggal dengan mertua, istri dan satu orang anak.

Usai video viral, seluruhnya diamankan ke Polsek Babelan untuk dimintai keterangan.

"Sekarang kondisinya kosong, mertua, sama istrinya dibawa juga ke polsek, saya juga enggak begitu kenal dekat sama pelaku karena kurang akrab tahunya ya memang suka ada tamu aja datang ke rumahnya," tuturnya.

Kasus serupa: Penjual nasi kucing bisa gandakan uang

Eka Surya Darma (42) ditangkap diringkus polisi karena kasus penipuan dan penggelapan pada Kamis (19/3/2020).

Pria yang sehari-hari berjualan nasi kuning di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan mengaku sebagai ahli penggandaan uang.

Kasus tersebut terungkap saat korban melapor ke polisi pada 28 November 2019.

Korban mengaku telah ditipu Eko dengan modus menggandakan uang dengan kerugian mencapai Rp 296 juta.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Hendy Kurniawan mengatakan tersangka mengaku bisa menyembuhkan penyakit kiriman selama bertahun-tahun.

Ia juga mengaku bisa menggandakan uang atau emas dengan menggelar ritual kepada Bunda Ratu.

Hendy menjelaskan, sebelum ritual Eka meminta korban menyediakan tiga elemen ilmu yakni emas untuk elemen kesempurnaan, minyak wangi untuk elemen cair, dan uang kertas tunai untuk elemen kertas.

Baca: Cita Citata Bantah Menerima Uang Rp150 Juta Sebagai Fee Menyanyi di Kementerian Sosial

Baca: Namanya Disebut di Persidangan Korupsi Bansos, Cita Citata: Aku Nggak Tahu Apa-apa

"Karena janji dan kata-kata tersangka menggiurkan dan meyakinkan, akhirnya korban tergiur dan menyerahkan tiga eleman itu," kata Hendy.

Korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 150 juta dan emas mencapai 424 gram.

Setelah itu Eka mengajak korban melakukan ritual hingga lebih dari 10 kali setelah semua elemen dilengkapi.

Ritual dilakukan pada hari yang ditentukan.

"Lalu uang, emas, dan minyak dimasukkan ke dalam kardus dan ditutup kain."

"Tersangka menyebut nantinya uang dan emas akan berlipat-lipat dalam jangka waktu yang tidak ditentukan," jelas dia.

Eka kemudian berpesan ke korban agar tidak membuka kardus dan menunggu petunjuk dari Bunda Ratu.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved