Jadi Menu Buka dan Sahur Kesukaan Nabi Muhammad SAW, Simak Sejarah dan Manfaat Kurma bagi Kesehatan

Kurma merupakan salah satu makanan kesukaan Nabi Muhammad SAW. Kurma lekat dengan budaya Timur Tengah. Berikut sejarah dan manfaatnya bagi kesehatan.


zoom-inlihat foto
manfaat-luar-biasa-kurma.jpg
SHUTTERSTOCK/BRENT HOFACKER via Kompas.com
Ilustrasi kurma, sejarah dan manfaatnya bagi kesehatan


Kurma saat ini tumbuh baik di seluruh dunia. Terdapat berbagai varietas kurma seperti Amir Hajj, Saidy, Khadrawy, dan Medjool.

Medjool dikenal sebagai salah satu yang paling baik. Rasa yang kaya dan kualitasnya baik.

Penelity di Universitas Raja Saud di Riyadh menemukan bukti bahwa kurma Ajwa mengandung elemen aktif yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.

Kurma juga memiliki zat anti-inflmasi yang mirip dengan kandungan obat-obatan seperti ibuprofen dan aspirin.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Agrikultur dan Kimia Makanan juga menemukan bahwa kurma mengandung banyak glikosida flavonoid yang mengandung zat anti-oksidan.

Selain itu, kurma Ajwah juga mempunyai sifat monosakarida, membuat kurma cocok dikonsumsi oleh orang-orang diabeter Tipe 2.

Diketahui, tujuh kurma Ajwah mengandung sekitar 120 kalori.

Orang-orang yang makan lima hingga tujuh kurma per hari ditemukan cenderung terhindar dari karsinoma dan penyakit pencernaan lainnya.

Baca: 5 Kuliner Malam Khas Solo Cocok untuk Menu Sahur Saat Ramadhan Mendatang


(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, TRIBUNTRAVEL.COM/Arif Setyabudi Santoso)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Sering Disajikan Saat Ramadan, Simak Sejarah Kurma di Timur Tengah.

Lihat selengkapnya terkait bulan Ramadhan di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved