Tari Merak

Tari Merak adalah salah satu tarian yang berasal dari Jawa Barat. Tarian ini kerap menampilkan kreasi-kreasi tarian baru yang diolah seperti menjelaskan tentang kehidupan seekor burung merak.


zoom-inlihat foto
Tari-Merak.jpg
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah penari membawakan tarian merak dalam pentas Sarewu Merak Tandang di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (13/12/2015). Pentas akbar yang diikuti 1.509 penari dari sanggar tari, pelajar SD, SMP dan SMA tesebut digelar dalam rangka memperingati 50 tahun kehadiran tari merak sebagai salah satu ikon produk budaya asal Bandung yang menjadi kebanggaan Jawa Barat yang telah mendunia. Rangkaian acara ini juga diisi dengan kegiatan pasanggiri tari merak kategori SD, SMP, dan SMA se-Jawa Barat, pelatihan tari merak bagi pelatih dan guru sanggar tari dan sekolah, seminar internasional "Tari Merak dalam Perbandingan", dan workshop dan lomba fotografi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Tari Merak adalah salah satu tarian yang berasal dari Jawa Barat. Tarian ini kerap menampilkan kreasi-kreasi tarian baru yang diolah seperti menjelaskan tentang kehidupan seekor burung merak.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Merak adalah salah satu tarian yang berasal dari Jawa Barat.

Tarian ini kerap menampilkan kreasi-kreasi tarian baru yang diolah seperti menjelaskan tentang kehidupan seekor burung merak.

Dinamakan tari merak karena tarian ini memang mengambil referensi dari tingkah laku burung merak sehari-hari.

Tari merak dikenalkan ke pentas seni secara lebih luas oleh seniman Sunda yang bernama Raden Tjetjep Soemantri.

Tarian merak merupakan tari modern atau kontemporer, dimana setiap gerakan dalam tarian ini diciptakan secara bebas dengan kreasi sendiri.

Tari merakl tak hanya dilakukan untuk menyambut tamu dalam kegiatan tertentu saja.

Namun, juga kerap dipentaskan dalam kegiatan hajatan atau kegiatan formal yang ada di dalam suatu instansi.

Tarian ini memiliki beberapa fungsi yang menarik, diantaranya yakni sebagai berikut:

• Yang pertama, tari merak ini berfungsi sebagai sarana penyambutan tamu agung yang hadir dalam setiap kegiatan acara atau ritual tertentu.

• Dan juga, bisa dijadikan sebagai persembahan para tamu dalam kegiatan acara resepsi pernikahan untuk adat Sunda.

• Selain itu, fungsi tarian ini juga untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal maupun interlokal.

• Berfungsi sebagai upacara penyambutan rombongan pengantin pria yang sedang menuju ke pelaminan dalam adat Jawa. [1] [2] [3]

Sejumlah penari membawakan tarian merak dalam pentas Sarewu Merak Tandang di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (13/12/2015). Pentas akbar yang diikuti 1.509 penari dari sanggar tari, pelajar SD, SMP dan SMA tesebut digelar dalam rangka memperingati 50 tahun kehadiran tari merak sebagai salah satu ikon produk budaya asal Bandung yang menjadi kebanggaan Jawa Barat yang telah mendunia. Rangkaian acara ini juga diisi dengan kegiatan pasanggiri tari merak kategori SD, SMP, dan SMA se-Jawa Barat, pelatihan tari merak bagi pelatih dan guru sanggar tari dan sekolah, seminar internasional
Sejumlah penari membawakan tarian merak dalam pentas Sarewu Merak Tandang di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (13/12/2015). Pentas akbar yang diikuti 1.509 penari dari sanggar tari, pelajar SD, SMP dan SMA tesebut digelar dalam rangka memperingati 50 tahun kehadiran tari merak sebagai salah satu ikon produk budaya asal Bandung yang menjadi kebanggaan Jawa Barat yang telah mendunia. Rangkaian acara ini juga diisi dengan kegiatan pasanggiri tari merak kategori SD, SMP, dan SMA se-Jawa Barat, pelatihan tari merak bagi pelatih dan guru sanggar tari dan sekolah, seminar internasional "Tari Merak dalam Perbandingan", dan workshop dan lomba fotografi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Baca: Tari Tempurung

  • Sejarah


Sejarah tari merak awalnya berasal dari bumi Pasundan.

Pada tahun 1950an seorang koreografer bernama Raden Tjetjep Soemantri menciptakan sebuah gerakan tari yang dinamakan sebagai tari merak.

Sesuai dengan namanya, tari merak merupakan implementasi dari kehidupan seekor burung merak.

Gerakannya diambil dari tingkah laku burung merak jantan ketika ingin memikat burung merak betina.

Gerakan burung merak jantan yang memperlihatkan keindahan bulu ekornya pada saat ingin menarik perhatian burung merak betina terlihat jelas dalam tarian merak ini.

Seiring berjalannya waktu, tari merak Jawa Barat telah mengalami beberapa perubahan mulai dari gerakan aslinya.

Dalam pertunjukannya, biasanya tari merak ditampilkan dengan cara berpasang-pasangan.

Masing-masing berperan sebagai burung merak jantan dan burung merak betina.

Dengan musik pengiring gending macan ucul, maka penari mulai menggerakan tubuhnya dengan gemulai layaknya tingkah laku burung merak.

Gerakan merak yang sangat indah dan mempesona membuat suasana penuh keceriaan dan keistimewaan tersendiri.

Sehingga tidak heran jika tari merak sering sekali digunakan untuk menyambut pasangan pengantin pria atau sebagai hiburan untum tamu dalam acara pernikahan.

Selain itu, tarian merak juga banyak dipertunjukkan dalam event-event baik yang bertaraf nasional maupun event yang bertaraf internasional.

Hal ini dikarenakan keindahan gerakan dari tarian merak itu sendiri. [1]

Baca: Tari Jaran Kepang

  • Gerakan


Gerakan tari merak sendiri memiliki beberapa bagian, yang meliputi bagian kepala, tangan, kaki, dan juga bagian gabungan.

Disetiap bagian tersebut memiliki beberapa gerakan dan nama yang berbeda-beda, berikut lebih lengkapnya:

Bagian Kepala

• Gailier: Gerakan memutar kepala
• Gilek: Gerakan menggoyangkan kepala, ke kanan dan ke kiri

Bagian Tangan

• Ukel: Gerakan memutarkan tangan
• Selut: Gerakan tangan ke kanan dan ke kiri yang digerakkan ke depan atau ke atas selut dengan cara bergantian
• Tepak bahu: Gerakan tangan yang menepuk-nepuk bahu baik itu satu tangan atau dua tangan. Bahkan, dua tangan saling bergantian
• Cepang: Gerakan tangan yang membengkokkan salah satu dari tangan
• Nyawang: Gerakan tangan yang menandakan bahwa sedang melihat keadaan yang jauh
• Lontang: Lontang adalah gerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakkan saling bergantian

Bagian Kaki

• Duduk deku: Adalah gerakan yang melipat dua kaki ke dalam
• Seser: Gerakan kaki yang bergeser ke arah kanan dan kiri
• Siring: Adalah gerakan kaki yang menggoyang-goyangkan kedua kaki secara bersamaan

Bagian Gabungan

• Mincid: Merupakan gerakan gabungan antara tangan, kepala, dan kaki yang digeakan secara bersamaan. Namun, tangan dan kaki berbeda, yaitu tangan kanan berpasangan dengan kaki kiri pun sebaliknya. [2]

Baca: Tari Beksan Wireng

  • Busana


Properti atau kostum yang digunakan untuk tarian merak ini, cukup banyak.

Mulai dari segi kostum sampai aksesoris tambahannya.

Properti tersebutlah yang mendukung kesempurnaan sebuah koreografi pada saat di atas panggung.

Namun, properti ini dibedakan menjadi tiga bagian, yakni bagian kepala, badan, dan bawah.

• Bagian Kepala

Mahkota

Biasanya para penari ini harus mengenakan sebuah mahkota yang sering disebut dengan siger. Mahkota ini, terdiri dari berbagai aksesoris sehingga terlihat sangat unik. Aksesoris tersebut berupa pernak-pernik dan payet-payet yang memiliki beragam warna. Sehingga, mahkota tersebut terlihat glamour ketika terkena sorotan lampu.

Hiasan Telinga

Hiasan telinga yang dipakai para penari merak, hampir sama dengan ornement yang ada pada kostum pewayangan. Properti yang dikenakan di telingan ini bernama sesuping. Pelengkap ini, masih termasuk ke dalam aksesoris mahkota karena corak dan pernik yang dikenakan masih satu paket baik bahan maupun warna.

Hiasan Sanggul

Untuk bagian kepala ini, biasanya penari akan disanggul pada bagian belakang rambutnya. Properti sanggul ini melukiskan seekor merak jantan dan sebgian orang ada yang menyebutnya sebagai garuda mungkur.

• Bagian Badan

Untuk properti yang dikenakan di bagian pada, pada umumnya terdapat tiga jenis dan melekat sebagai kostum pada tubuh penari. Adapun jenisnya sebagai berikut:

Penutup Dada

Para penari merak diharuskan mengenakan penutup dada dengan kain, layaknya memakai kemben. Cara memakainya, yakni dengan melingkarkan ke bagian tubuh, mulai dari bagian dada hingga ke bawah perut. Penutup ini pun memiliki jenis yang beragam dan juga warna yang sesuai dengan kebutuhan. Ada yang dilengkapi dengan tali sebagai pengaman agar kain tidak terlepas.

Sayap

Dalam tarian merak, terdapat sayap yang secara keseluruhan merupakan ciri utama dari tarian ini. Dalam setiap pertunjukan tarian ini, sayapnya selalu menampakkan keunikan dan keistimewaan tersendiri. Keunikan dan keindahan tari merak sangat terlihat dari ornament warna-warni serta corak yang menyerupai bulu seekor burung merak. Aksesoris lain dari para penarik merak adalah sabuk yang burfungsi sebagai penutup sampur dan pinggang.

Apok

Aksesoris apok ini memiliki bentuk panjang dan melingkar, menyerupai kalung yang dipakai oleh penari sebagai penutup leher sampai pada bagian dada. Fungsi dari apok ini adalah untuk mempermudah saat melakukan koreografi. Apok yang dipakai penari biasanya dihaisi dengan motif-motif yang khas sehingga terlihat sangat indah.

• Bagian Bawah

Untuk busana pada bagian bawah, para penari memakai kostum berbentuk rok yang motifnya disesuaikan dengan properti. Aksesoris atau pernak-pernik yang terdapat pada kostum ini dibuat sangat mirip dengan bulu seekor burung merak. Guna menambah keindahan kostum tari merak terdapat aksesoris pendukung, seperti gelang dan kilat bahu. [2]

Baca: Tari Gantar

  • Pengiring


Tari merak biasanya diiringi dengan gending macan ucul, dan mulai dengan iringan tersebut para penari merak mulai tebar pesona.

Kesan yang dapat diambil dari tari ini, tersirat dari keceriaan dan keangunan para penarinya.

Tari merak biasa digunakan untuk acara hajatan menyambut pengantin pria sebagai hiburan tamu dalam acara penikahan, tetapi pada perkembangannya, tari ini kerap dipentaskan untuk berbagai event besar seperti festival dan lainnya. [2]

Baca: Tari Jaipong

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Nama Tari Merak
Klasifikasi Tari Kontemporer
Asal Jawa Barat
Pencipta Raden Tjetjep Soemantri
Tahun 1950an


Sumber :


1. sahabatnesia.com
2. seruni.id
3. rimbakita.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved