Tari Jaipong

Tari Jaipong adalah salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yang sangat populer di Indonesia. Tarian ini sering di tampilkan pada acara hiburan, penyambutan tamu besar dan festival budaya.


zoom-inlihat foto
tari-jaipong-aseli-sunda.jpg
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Tari jaipong aseli Sunda

Tari Jaipong adalah salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yang sangat populer di Indonesia. Tarian ini sering di tampilkan pada acara hiburan, penyambutan tamu besar dan festival budaya.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Jaipong adalah salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yang sangat populer di Indonesia.

Tari Jaipong merupakan salah satu identitas kesenian dari Jawa Barat yang sering dipentaskan dalam berbagai acara penyambutan tamu dari negara asing yang mengunjungi Indonesia.

Tari Jaipong diciptakan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara.

Dalam perkembangannya, Tari Jaipong ini menjadi salah satu simbol kesenian Jawa Barat.

Tarian ini sering di tampilkan pada acara hiburan, penyambutan tamu besar dan festival budaya.

Seiring dengan perkembangannya, tarian ini telah di modifikasi dengan berbagai kreasi gerakan dan juga kostum atau attribute yang di gunakan dalam menarinya.

Perubahan dilakukan agar tarian tersebut terlihat menarik, namun tidak meninggalkan pakem atau keasliannya.  [1]

Baca: Tari Gambyong

  • Sejarah #


Jaipongan adalah sebuah genre seni tari yang lahir dari kerjasama antara dua orang seniman asal Bandung dan Karawang bernama Gugum Gumbira H. Suwanda. [3]

Tarian ini mulai di populerkan pada tahun 1976 melalui media kaset dengan nama “Suanda Grup”.

Pada saat itu masih menggunakan instrument sederhana sebagai pengiringnya seperti gendang, ketuk, kecrek, goong, rebab dan sinden.

Melalui media kaset rekaman tersebut ternyata mendapat respon yang baik dari masyarakat Karawang sehingga tarian ini menjadi sarana hiburan bagi masyarakat disana.

Tarian Jaipong ini mulai di kenalkan ke masyarakat bandung oleh seniman bernama Gugum Gumbira, dengan tujuan mengembangkan tarian asal karawang ini di kota bandung.

Dengan terinspirasi dari berbagai kesenian sebelumnya seperti ketuk tilu, kliningan dan juga tari ronggeng, Gugum Gumbira mengemas tarian tersebut menjadi pengembangan dari Tari Jaipong.

Pada pertunjukannya, tarian ini biasa di mainkan oleh para penari secara perorangan, berpasangan atau berkelompok.

Gerakan dalam tarian ini merupakan tarian atraktif dengan gerakan yang dinamis.

Dengan gerakan dominan antara tangan, bahu, pinggul yang di gerakan secara lincah dan dinamis.

Pada saat menari secara berpasangan atau berkelompok, penari menari menari dengan gerakan yang padu antara penari satu dengan penari lainnya.

Selain itu barisan atau formasi yang di lakukan secara berpindah – pindah akan menambah keindahan pada tarian tersebut.

Dalam pertunjukan tari juga di iringi dengan music tradisional degung dengan alat music seperti kendang, gong, saron, kecapi dan lain – lain. [1]

Baca: Tarian Jawa

  • Gerakan #


Gerak Tari Jaipong memiliki gerakan yang khas dan berbeda dengan tari-tari daerah lain.

Tari Jaipong termasuk tarian yang berirama cepat dan bersemangat.

Lagu Jaipong memiliki bunyi yang khas dengan berbagai macam tempo, lagu dengan tempo yang pelas dan lagu dnegan tempo cepat.

Gerakan tari Jaipong dari beberapa unsur kesenian daerah Karawang yang dimainkan dengan alat musik berupa gendang, gong, kecrek dan alat musik pendukung lainnya.

Berikut beberapa gerakan tari Jaipong:

Bukaan

Bukaan merupakan gerak yang dilakukan ketika mengawali tarian.

Penari memulainya dengan memutari panggung sembari memainkan selendang yang disampirkan di lehernya.

Pencukan

Gerakan Pencukan merupakan gerakan cepat yang diiringi dengan musik bertempo cepat.

Gerakan tersebut gerakan yang penuh semangat dan sanggup membawa penonton menikmatinya.

Ngala

Ngala merupakan gerak yang memiliki suatu titik pemberhentian atau patah-patah.

Gerakan tersebut dilakukan dengan cepat.

Mincid

Mincid adalah gerakan perpindahan dari satu gerak ke gerak lain. Gerakan tersebut dilakukan setelah gerakan ngala.

Tari Jaipong memiliki durasi 5-8 menit dan dalam menari tidak menggunakan patokan durasi.

Jadi dalam ari Jaipong memiliki waktu yang bebas.

Jumlah ideal tari Jaipong kategori kelompok minimal 3 orang dan idealnya 5 orang.

Karena dalam kategori pasangan atau kelompok pasti akan ada yang namanya Pola Lantai dan itu harus ada.

Karena itu yang membuat tarian menjadi lebih hidup dan lebih indah bila dilihat.

Pola lantai adalah perpindahan tempat dan adanya suatu fariasi dalam tarian baik itu tatanan gerak maupun posisi dalam tari.

Jadi dalam menari tidak hanya gerakan saja yang diperhatikan tetapi posisi tatanan gerak pun harus ada perpindahannya. [2]

Baca: Ondel-ondel

  • Busana #


Busana yang di gunakan dalam tarian jaipong ini biasanya menggunakan kebaya berwarna cerah dan bawahan berupa kain jarit bermotif batik.

Busana yang di gunakan pada tarian ini biasanya menggunakan ukuran longgar, terutama pada bagian bawah karena di sesuaikan dengan gerakannya yang lincah dan dinamis.

Pada bagian kepala biasanya menggunakan sanggul yang di hias dengan hiasan seperti mahkota dan juga bunga untuk menambah kecantikan para penarinya.

Selain itu penari juga di lengkapi dengan selendang yang di gunakan untuk menari sehingga terlihat sangat anggun. [1]

Baca: Omah Sundak

  • Pengiring #


Tarian ini didukung dengan menggunakan gerakan yang cepat dan lagu serta musik yang cepat, karena hal inilah alat musik yang dimainkan dalam tarian ini didominasi dengan gendang.

Tidak hanya gendang, namun ada alat musik lain yang mendukung musik dari tarian ini.

• Gendang

Gendang adalah alat musik pertama yang digunakan untuk mengiringi tarian ini. alat musik ini dimainkan dengan cara ditabuh. Gendang sendiri dimainkan dalam tarian ini untuk memainkan tempo dalam gerakan tari. Hal inilah yang nantinya akan membuat para penonton terbawa suasana tarian yang dibawakan oleh penari.

• Gong

Selain menggunakan gendang, alat musik pengiring lainnya yang digunakan adalah gong. Gong merupakan sebuah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik yang satu ini memiliki suara yang sangat khas yakni sebuah dentuman yang keras. Gong sendiri dipukul pada hitungan tertentu untuk mengiringi sebuah tarian.

• Rebab

Rebab merupakan alat musik pelengkap yang digunakan dalam tarian ini. alat musik ini memiliki 3 buah senar dan cara memainkannya adalah dengan dipetik. Dengan adanya rebab, maka menjadikan Tari Jaipong terasa semakin hidup.

• Kecrek

Ada lagi alat musik pengiring tarian ini yang disebut dengan kecrek. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan alat musik yang satu ini. ya, kecrek merupakan salah satu alat musik yang biasanya digunakan pada saat pementasan wayang kulit.

Bunyi dari alat musik ini kurang lebih seperti crek crek crek. Adapun alat musik ini sendiri fungsinya adalah untuk memberikan aba-aba iringan sebuah tari.

• Kecapi

Alat musik berikutnya yang akan mengiringi tarian jaipong adalah kecapi. Ini adalah alat musik khas sunda yang mana cara memainkannya dengan dipetik. Adapun sumber suara yang dihasilkan oleh alat musik ini berasal dari dawainya. [4]

Baca: Tari Kecak

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Nama Tari Jaipong
Nama lain Jaipongan
Klasifikasi Tarian Tradisional
Jenis Kesenian
Asal Jawa Barat
Mulai dipopulerkan 1976


Sumber :


1. www.negerikuindonesia.com
2. www.kompas.com
3. kebudayaan.kemdikbud.go.id
4. made-blog.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved