Tari Legong

Tari Legong adalah tarian tradisional khas Bali. Tarian ini memiliki gerakan yang begitu kompleks, berupa perpaduan antara gerakan penari dengan iringan musik gamelan tradisional Bali.


zoom-inlihat foto
Tari-Legong-Bali.jpg
Tribun Bali/AA Putu Santiasa
Pementasan Kesenian Legong Klasik oleh Sanggar Seni Klasik Ardhanareswari di Kalangan Ratna Kanda Art Center, Denpasar, Jumat (19/6/2015). Para penari legong ini adalah para lelaki yang berdandan ala wanita.

Tari Legong adalah tarian tradisional khas Bali. Tarian ini memiliki gerakan yang begitu kompleks, berupa perpaduan antara gerakan penari dengan iringan musik gamelan tradisional Bali.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Legong adalah tarian tradisional khas Bali.

Tarian ini memiliki gerakan yang begitu kompleks, berupa perpaduan antara gerakan penari dengan iringan musik gamelan tradisional Bali.

Bagi para pemerhati seni tari, konon gerakan kompleks dari para penari legong disebabkan oleh adanya unsur gambuh.

Gambuh merupakan salah satu tarian tertua yang ada di Bali dan menempati kasta tertinggi dalam seni tari Bali.

Nama tari legong berasal dari kata dalam Bahasa Bali, yaitu “leg” yang berarti gerakan tari yang lues, serta kata “gong” yang diambil dari unsur alat musik tradisional gamelan.

Oleh sebab itu, Tari Legong dapat diartikan sebagai tarian yang gerakannya terikat dengan gamelan atau musik pengiringnya.

Biasanya tarian ini dilakukan olek kelompok penari wanita dalam jumlah tertentu. [1]

Baca: Tari Piring

  • Sejarah


Pada awal mulanya, tarian ini dikembangkan di wilayah keraton-keraton di Bali pada abad ke-19.

Tari legong ini muncul dari mimpi seorang pangeran kerajaan.

Menurut cerita yang beredar, masyarakat mempercayai bahwa sang pangeran yang bernama Pangeran Sukawati sedang bermimpi pada saat terserang sakit.

Di dalam mimpinya, pangeran tersebut melihat 2 orang wanita yang sedang menari dengan anggun sembari diiringi oleh alunan musik tradisional gamelan.

Percampuran antara gerakan tari dan alunan musik gamelan pengiring tersebut membuat Pangeran Sukawati memperagakannya hingga mengajarkannya pada wanita kerajaan untuk menari setelah pangeran tersebut sembuh dari sakitnya.

Akhirnya tarian tersebut dapat dikenali hingga saat ini dengan nama tari legong. [1]

Baca: Tari Zapin

  • Gerakan


Berdasakan gerakan tari, tarian ini memiliki beberapa eleman yang berasal dari tari gambuh.

Terdapat 3 gerakan dasar yang termuat dalam Panititaling Pagambuhan, meliputi Agam, Tandang dan Tangkep.

Penjelasan dari 3 gerakan dasar tari legong tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1. Agam

Agam adalah gerakan dasar penari yang memerankan berbagai macam tokoh.

Dalam melakukan gerakan ini, penari dituntut mampu memerankankarakter-karakter dalam cerita tari yang diusung.

2. Tandang

Tanda ialah gerakan tari beruapa cara jalan dan gerakan lainnya.

Wanita penari legong harus berjalan dan bergerak sesuai iringan gambuh.

Gerakan tersebut meliputi ngelikas, ngeleog, nyelendo, nyeregseg, tandang nayog, tandang niltil, nayuh, dan agem nyamir.

3. Tangkep

Tangkep merupakan gerakan dasar yang berasal dari gabungan ekspresi pendukung. Elemen ini juga disebut mimik wajah ketika penari memainkan kipas saat menari, antara lain:

• Gerakan Mata: Dedeling dan Manis carengu
• Gerakan Leher: Gulu Wangsul, Ngurat Daun, Ngilen, Ngeliet, dan Ngotak Bahu
• Gerakan Jemari: Nyeliring, Girah, dan Nredeh
• Gerakan Saat Memegang Kipas: Nyingkel, Nyekel, dan Ngaliput [1]

Baca: Tari Yapong

  • Busana


Busana khas legong yang berwarna cerah (merah, hijau, ungu) dengan lukisan daun-daun.

Kemudian hiasan bunga-bunga emas di kepala yang bergoyang mengikuti setiap gerakan dan getaran bahu penari disederhanakan dengan dominasi warna hitam-putih.

Ciri khas tari Legong adalah gerakan mata penarinya yang membuat tarian menjadi hidup dengan ekspresi yang sangat memukau oleh penarinya. [2]

Baca: Tari Reog Ponorogo

  • Pengiring


Dalam pementasan tari legong, penari akan diiringi oleh musik gamelan asli Bali, yaitu gamelan semar pagulingan.

Berbagai instrument saling mengisi dalam harmonisasi sesuai dengan pakem dalam pegelaran tari, meliputi unsur witama, wiraga, dan wirasa yang baik dan benar. [1]

Baca: Tari Poco-poco

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Nama Tari Legong
Klasifikasi Tari Tradisional
Jenis Kesenian
Asal Bali
   


Sumber :


1. rimbakita.com
2. www.kompas.com


Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved