Warganet mengomentari jika para perangkat desa di Sukabumi mungkin tak mau kejahatannya terungkap.
Mereka pun berpendapat jika mungkin para perangkat desa telah melakukan korupsi.
Sebelumnya, dalam video yang bereda, seorang perangkat desa dengan nada tinggi, mempertanyakan postinganPak Eko soal Jalan Rusak mirip sungai yang sudah kering.
"Apa maksudnya? Tujuannya apa? Kenapa Posting di Facebook? Baca lagi! Ada Desa Cijalingan itu. Jangan nantang kamu, hah!," kata salah seorang pria dengan kacamata dicantol di kepala.
"Apa maksudnya? Mau nantang pemerintahan? Instansi? Silahkan saya siap," lanjutnya.
Video viral itu kemudian mendapat banyak komentar dari warganet.
"Kok ngamok? Korup yaaaa?" seru @mayangsaririzki.
"AUDIT AJA DANA DESA NYA. HEHEHE," ujar @hayfa23__
"Kebebasan berpendapat adalah semua warga negara, sekalipun itu posting di facebook asal dengan tutur kata yg baik. Alangkah baiknya bapak aparatur desa juga bisa menerima dengan bijak kritikan dari masyarakatnya," seru @xanxxsmx_22.
"Patut dipertanyakan knp aparat desa marah marah..?? Kalau ga ada sesuatunya gak perlu marah marah. Wajar kalau warga komplain mengenai fasilitas jalan yang tak kunjung diperbaiki," ujar @eldy_heliady.
Baca: Viral Video Warga Lakukan Doa Bersama, Berharap Andin di Ikatan Cinta Cepat Ditemukan
Baca: Viral Keberadaan Tambang Emas di Gunung Buat Heboh, Warga Ramai-ramai Cangkul dan Gali Bukit Ini
Unggahan di Facebook
Eko Purtjahjanto atau Pak Eko diketahui menggungah foto dan video yang menunjukan kondisi jalan rusak di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada 8 Maret 2021.
Dalam postingannya, ia mengatakan jika dalan desa tersebut nampak seperti sungai berlumpur.
Jalan tersebut pun memang terlihat sangatlah rusak parah.
Pak Eko menunjukkan jalan rusak itu kini sudah ditanami banyak pohon pisang di samping kanan dan kiri.
Hal itu dilakukan oleh para penduduk sekitar sebagai bentuk protes.
Namun kini video tersebut telah dihapus oleh Pak Eko, lantaran dirinya takut akan ancaman dari para perangkat desa.
Guru SMP itu bahkan mengunggah video klarifikasi dirinya.
Ia mengatakan jika dirinya tak bermaksud menjelek-jelekan satu pihak.
"Saya Eko Purtjahjanto ingin mengklarifikasi perilah postingan saya di media sosial Facebook ini mengenai foto jalan yang rusak saya menyatakan tidak ada maksud apapun dan menjelekkan pihak manapun," katanya.