AHY Dikabarkan Maju Pilpres 2024, Respon Menohok Marzuki Ali: Indonesia Bukan Negara Pacitan

Marzuki Alie menilai tidaklah bagus memaksakan orang yang minim pengalaman, menjadi pemimpin nasional.


zoom-inlihat foto
marzuki-alie-menyebut-ahy.jpg
TRIBUNNEWS Herudin / Ilham Rian Pratama
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut bakal maju dalam Pilpres 2024. Namun, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie menilai tidaklah bagus memaksakan orang yang minim pengalaman, menjadi pemimpin nasional.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gejolak dalam Partai Demokrat masih terus berlanjut.

Dikabarkan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipersiapkan untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Akan tetapi hal tersebut mendapat respon menohok dari mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie.

Ia menilai tidaklah bagus memaksakan orang yang minim pengalaman menjadi pemimpin nasional.

"Saya tidak resistensi dengan mas AHY.

Saya senang ada anak muda yang akan jadi pemimpin tapi diisi dulu (yang lebih matang seharusnya)," ujar Marzuki, ketika wawancara khusus dengan Tribunnews.com secara daring, Kamis (4/3/2021).

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 6 Maret 2021, Pisces Jangan Terlalu Agresif, Libra Andalkan Perasaan

Baca: 12 Daerah di Indonesia yang Beresiko Tinggi Penularan Covid-19, DKI Jakarta Justru Tak Ada

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie saat di Aula FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).
Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie saat di Aula FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Marzuki Alie pun menegaskan bahwa memimpin bangsa Indonesia yang besar iniperlu pengalaman yang matang dan mumpuni.

Jika dipaksakan, maka pemimpin tersebut nantinya tidak maksimal.

"Ini Negara Republik Indonesia, bukan negara Pacitan, bukan negara Jawa Timur.

Jangan dipaksakan orang yang masih belum pengalaman sama sekali untuk menjadi pemimpin nasional," tegasnya.

Menurut Marzuki Alie, seseorang yang akan memimpin suati negara harus memliki kesiapan mumpuni dan matang dalam berbagai aspek.

Termasuk masalah siap tidaknya kejiwaan atau mental seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul.

Baca: 4 Tahun Menikah, Istri Abdussamad Baru Tahu Jika Sang Suami Jaksa Gadungan

Baca: PROFIL Angel, Demonstran Viral yang Tewas Ditembak Aparat di Kepala saat Aksi Tolak Kudeta Myanmar

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberi Pembekalan Calon Kepala Daerah (Cakada) bagi kader Partai Demokrat secara virtual pada Jumat (25/9/2020).
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberi Pembekalan Calon Kepala Daerah (Cakada) bagi kader Partai Demokrat secara virtual pada Jumat (25/9/2020). (instagram.com/agusyudhoyono)

Marzuki lantas menyindir AHY yang disebutnya tak bisa mengatasi masalah isu kudeta yang mendera Partai Demokrat saat ini.

Buktinya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai harus turun tangan.

"Nggak mungkin orang yang emosionalnya masih tidak terlatih (jadi pemimpin).

Ya contohnya begitu dihajar kanan kiri kan nggak punya kapasitas, akhirnya SBY turun tangan," kata dia.

Lantas, mantan ketua DPR RI itu meminta agar AHY diberi ruang yang membuatnya lebih punya pengalaman yang lebih besar.

Ia mengungkap jika saja AHY pada 2014 silam bisa ditunjuk menjadi menteri, maka bisa dipastikan saat ini yang bersangkutan lebih matang dalam memimpin.

Baca: SOSOK Moeldoko: Panglima Pilihan SBY yang Bantah Isu Kudeta, Sekarang Pimpin Demokrat Kontra AHY

Baca: Pernah Percaya dan Berikan Jabatan kepada Moeldoko, SBY: Saya Merasa Malu dan Bersalah

Marzuki Alie menyebut AHY sebagai sosok pemimpin cengeng dan tak punya etika terkait tudingan rencana kudeta Demokrat.
Marzuki Alie menyebut AHY sebagai sosok pemimpin cengeng dan tak punya etika terkait tudingan rencana kudeta Demokrat. (TRIBUNNEWS Herudin / Ilham Rian Pratama)

"Jika dua periode jadi menteri dia (bisa) matang sekali, pendidikannya bagus, dia pengalaman sebagai praktisi, dinilai orang kinerjanya sebagai menteri.

Sekarang kan orang nggak bisa nilainya hanya dari tampilan saja, hanya narasi saja.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved