TRIBUNNEWSWIKI.COM - Geng motor di Menteng, Jakarta Pusat, nekat bacok polisi gara-gara tak terima dibubarkan.
Kejadian berdarah ini terjadi di Menteng pada Minggu (28/2/2021) dini hari lalu di RW 03.
Korban adalah Aiptu Dwi Handoko, terkena bacokan senjata tajam dan mengalami luka di bagian jari tangan.
"Saat ini, petugas kami sudah di rumah menjalani perawatan," kata Kapolsek Menteng Kompol Iver Manossoh.
Para anggota geng motor tersebut langsung kabur setelah melakukan aksi pembacokan itu.
Petugas hanya berhasil mengamankan satu buah celurit dari salah satu anggota geng motor.
Akhirnya dua pelaku RD (22) dan LO (21) pembacok Aiptu Dwi Handoko berhasil ditangkap.
Baca: Pramugari yang Dibunuh dan Diperkosa oleh Geng Beri Sinyal Pamit lewat Instagram 3 Hari Sebelumnya
"Sudah ditangkap dua orang. Mereka yang menyerang dan sekaligus pimpinan geng motornya," kata Iver.
Dua pelaku ini sedang menjalani pemeriksaan intensif kepolisian dan di Polsek Menteng.
RD dan LO dikenai Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat 1951 tentang Senjata Tajam juncto Pasal 170 KUHP.
Degan ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.
Kompol Gozali Luhulima, selaku Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan dengan cara mengidentifikasi pelat nomor motor.
Baca: Pecah Jadi Dua Kubu, Geng Lionel Messi Tak Kompak Bersuara Terkait Masalah Sang Kapten di Barcelona
RD adalah pelaku pembacokan dan berhasil ditangkap di kediamannya di kawasan Muara Baru.
Sebagai informasi, geng motor ini terdiri dari para remaja yang mengendarai sekitar 25 motor.
Saat akan dibubarkan geng motor ini melawan.
Para anggota geng motor itu, kata Iver, semula hendak membuat onar dengan mencari lawan tanding.
"Mereka awalnya ngirim-ngirim video ke medsos, nantang-nantang untuk melakukan aksi geng motor, mau cari lawan," kata Iver, Rabu.
Aksi mereka kemudian diketahui anggota Polsek Menteng saat sedang berpatroli.
Polsek Menteng lalu mengerahkan satu regu atau sekitar sembilan personel ke lokasi untuk membubarkan geng motor ini.
Viral Pemuda di Kudus Sebarkan Sampah di Jalanan, Diduga Kuat Komplotan Geng Motor
Aksi sekelompok pemuda yang menyebar sampah di jalan terjadi di Kudus.
Tepatnya, aksi ini terjadi di Dukuh Jumutan, Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Sabtu (23/1/2021) silam.
Satu di antara akun yang mengunggah kejadian ini adalah @undercover.id.
Dalam video, tampak sekelompok pemuda konvoi menggunakan motor.
Ketika melihat tong sampah di jalan, mereka akan mengambil dan menuangkan sampahnya di sepanjang jalan.
Sontak, aksi ini membuat netizen geram.
Baca: Polisi Dibacok Geng Motor di Menteng, Tantang dan Tak Terima Dibubarkan saat Berkerumun
Baca: Tanggapi Gugatan Jhoni Allen, Andi Mallarangeng : Lebih Baik Bikin Partai Baru Bersama Moeldoko
Keterangan Kepala Desa
Kepala Desa Demangan, Alex Fahmi menyayangkan aksi pemuda yang tidak terpuji tersebut.
Apalagi sejumlah pemuda itu bukanlah warga penduduk di sana, melainkan berasal dari luar desa.
"Kalau dari ciri-cirinya bukan pemuda sini, makanya kenapa mereka tega berbuat begitu di lingkungan desa ini," ujar dia, saat ditemui TribunJateng di kantornya, Rabu (27/1/2021).
Alex menjelaskan, pihaknya bersama Babinkamtibmas sudah berkoordinasi untuk menangkap pelaku.
Dalam rekaman CCTV itu, nampak wajah dari pemuda yang iseng menyebar sampah milik warga tersebut.
"Plat nomornya tidak ketahuan, tapi jenis motor dan beberapa wajah pelaku tertangkap kamera CCTV," jelas dia.
Menurutnya, pelaku menggunakan lima kendaraan yakni Jupiter, Beat, Scoopy, CBR dan Honda Grand.
"Mereka 11 orang, ada satu motor yang berboncengan bertiga," jelas dia.
Baca: Pengendara Motor yang Viral karena Melintasi Kawasan Ring 1, Meminta Maaf & Datangi Mako Paspampres
Baca: Driver Ojol Nekat Antar Pesanan Makanan Terjang Banjir 2 Kali, Motor Mogok hingga Jalan Kaki
Rombongan pelaku masuk lewat Jembatan Kaligelis dan masuk ke lingkungan warga di empat RT, yakni RT 4 RW 3, RT 3 RW3, RT 2 RW3, RT 3 RW 2, dan keluar di RT 1 RW 4.
"Setiap melintas ada tempat sampah, mereka buang sampai ke jalan," jelas dia.
Dia menjelaskan, jika tetangkap akan dibawa ke Polsek Kota untuk mendapatkan pembinaan karena usianya yang masih remaja.
"Kami akan panggil orang tuanya dan dibawa ke Polsek Kota untuk mendapatkan pembinaan," ujar dia.
Sementara itu, Ketua RT 3 RW 3, Goni mengatakan mendengar saat kendaraan pemuda melintas pada malam minggu kemarin sekitar pukul 23.00.
"Dengar itu rame-rame naik motor reng, reng, reng di jalan. Waktu malam kejadian itu," jelas dia.
Keesokan harinya, dia mendapatkan sejumlah tempat sampah warga sudah berserakan di tengah jalan.
Kemudian setelah diperiksa rekaman CCTV ternyata pelakunya adalah pemuda yang melintas di sana pada malam hari.
"Ternyata baru tahu yang memberantaki sampah itu adalah pemuda yang melintas malam," jelas dia.
Rencananya warga akan melakukan pemantauan di sekitar lingkungan setiap malam Minggu.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/NR/Ka, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan