"Justru kepincutnya karena itu, dia serba bisa," kata Mark Sungkar.
Pernikahan Mark dan Sati sempat ramai karena terpaut jauhnya usia keduanya, yakni 45 tahun.
Dulu Shireen Sungkar sempat tak menyetujui ayahnya nikah dengan wanita yang jauh lebih muda.
Hal itu disebabkan karena takut pernikahannya kembali kandas di tengah jalan.
"Hanya nanya 'Apa nggak ada yang lebih tuaan?.''
"Ya takutnya pecah ditengah jalan," kata Mark Sungkar.
Namun akhirnya Mark Sungkar memberi pengertian pada anaknya dan paham dengan keputusannya.
Baca: Dilaporkan Medina Zein, Irwansyah dan Zaskia Sungkar Angkat Bicara: Audit Tuh Sama-sama Dulu
Baca: Zaskia Sungkar
Karier
Keseriusannya dalam belajar akting dibuktikan dengan tekadnya menuntut ilmu di Akademi Theater Amsterdam, Belanda (1975-1979) dan International School for Musical Entertainment Hilversum, Belanda (1977-1980).
Mark juga bergabung dengan Nederlandse Operette Vereniging Amsterdam (1976-1977) dan Delfero Talent Pedagog Amsterdam (1976-1978).
Mark sebenarnya telah mulai bermain teater sejak tahun 1962 dan merambah layar lebar dan televisi pada tahun 1970.
Kemudian Mark Sugkar mulai terjun di dunia tarik suara pada tahun 1977.
Bahkan pria kelahiran Surakarta ini sempat mengeluarkan beberapa single dan album rekaman.
Seperti She Believe in Me (1979), Hution Mind (1980), Bunga-bunga Cinta (1985) dan Kaki Limo (1989).
Mark juga pernah mewakili Indonesia dalam Asean Concert di Brunei Darussalam (1984) dan Bangkok (1985), serta International Song Festival di Chile (1986) dan April Spring Festival di Pyong Yang (1987).
Pada 8-9 juni 2007, Mark Sungkar bermain dalam pementasan teater Abang Thamrin Dari Betawi karya Asrul Sani bersama Sanggar Pelakon pimpinan Mutiara Sani di Graha Bhakti Budaya, TIM.
Dalam pementasan tersebut Mark berperan sebagai Fruin, orang Belanda yang menentang kebijakan-kebijakan MH. Thamrin.
Daftar film dan sinetron yang dibintangi Mark Sungkar:
Filmografi:
Dan Bunga-Bunga Berguguran (1970)