Berikutnya adalah Kedai Kopi Kulo, yang digagas oleh Michelle Sulistyo.
Michelle bersama kelima temannya mulai membuka Kedai Kopi Kulo di Cikajang pada Desember 2017 dengan modal kurang dari Rp100 juta.
Tren kopi susu kekinian yang masif dalam beberapa tahun terakhir membuat bisnis Kopi Kulo ikut berkembang.
Dengan menu andalan Avocatto perpaduan antara jus alpukat, espresso, dan es krim, hingga kini, Kopi Kulo sudah memiliki lebih dari 300 gerai di seluruh Indonesia dengan rata-rata penjualan sekitar 250—300 cup per hari.
Kedai kopi yang satu ini juga memiliki latar belakang unik di baliknya.
Kedai Filosofi Kopi awalnya hanya menjadi sebuah set yang ada dalam film dengan judul yang sama.
Film hasil adaptasi buku Filosofi Kopi karya Dee Lestari yang diilis pada tahun 2015 tersebut menjadi cikal bakal didirikannya kedai kopi ini.
Angga Dwimas Sasongko, Rio Dewanto dan Chicco Jerikho akhirnya membuka kedai Filosofi Kopi untuk umum.
Baca: Kopi Kenangan (Non-Franchise)
Baca: Sadari Kopi
Maraknya tren minum kopi membuat bisnis kuliner yang satu ini menjadi salah satu sektor yang menjanjikan.
Selain aneka menu kopi, Filosofi Kopi juga menjajakan beragam marchendise, seperti baju, tas, dan lain-lain.
Kedai Filosofi Kopi terletak di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selain itu, mereka juga membuka cabangnya di beberapa kota seperti Yogyakarta, Semarang dan Makassar.
Dari sekian banyaknya brand kopi kekinian, Kopi Lain Hati berhasil mencuri hati para muda-mudi.
Lewat slogan ‘Jatuh ke Lain Hati’ dan panggilan ‘Sayang’ kepada para konsumen setia, Kopi Lain Hati berusaha merebut hati generasi muda para penggemar kopi dan minuman kekinian untuk pindah ke Kopi Lain Hati.
Tercatat semenjak kedai pertama kali berdiri sejak Maret 2018 sampai dengan saat ini, Kopi Lain Hati sudah berhasil menghadirkan 222 cabang.
Kedai kopi ini dikelola oleh Inhands Agency yang memang bergerak di bidang Food & Beverages.
Deo Cardi Nathanael selaku Manager Marketing Kopi Lain Hati, mengatakan bahwa dirinya dan tim Inhands berkeinginan untuk memajukan UMKM di Indonesia lewat penjualan secara daring (digital marketing).
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)