Dana Bantuan Covid-19 Dikorupsi Kades untuk Judi dan Foya-foya, Kini Terancam Hukuman Mati

Dana bantuan untuk warga terdampak pandemi dikorupsi seorang kades di Sumatera Selatan. Ia terancam hukuman mati.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-pengadilan-korupsi.jpg
Sutterstock
Ilustrasi korupsi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang Kepala Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan, Askari, diduga terlibat melakukan korupsi dana bantuan Covid-19.

Dilansir Kompas.com, ironisnya, uang bantuan yang seharusnya diterima oleh warga terdampak pandemi itu, malah digunakan terdakwa untuk bermain judi dan foya-foya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Sumar Heti, dalam sidang perdana, menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

Pasal tersebut diantaranya Pasal 2 ayat 2 juncto Pasal 18 ayat 3, sibsider Pasal 3 juncto Pasal 18 dan Pasal 8 tentang Korupsi.

Dengan jeratan pasal itu, terdakwa terancam hukuman mati.

"Dalam Pasal 2 itu hukuman maksimal adalah hukuman mati, nanti akan dilihat dalam fakta persidangan yang mana akan dikenakan kepada terdakwa oleh hakim," ujarnya, Selasa (2/3/2021).

 

ilustrasi kades korupsi dana bantuan pandemi
Ilustrasi Korupsi (KOMPAS/DIDIE SW))

 

Baca: Kerasukan, Seorang Gadis 9 Tahun Dihajar Dukun agar Setan Keluar, Nahas sang Anak Malah Tewas

Baca: Ayah Shireen Sungkar Didakwa Korupsi Atas Kasus Laporan Fiktif, Diduga Rugikan Negara Rp 694,9 Juta

Baca: Kalahkan Song Joong Ki, Pemain The Penthouse Kim So Yeon Jadi Aktor Drama Terbaik Maret 2021

Dana Bantuan yang Dikorupsi Rp 187,2 Juta

Sumar Heti menerangkan, total dana Covid-19 yang diduga dikorupsi oleh terdakwa diketahui sebesar Rp 187,2 juta.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved