Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran 2 Kali dan Lava Pijar pada Selasa Pagi

Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 2 kali pada Senin (3/2/2021) pukul 05.11 dan 05.29.


zoom-inlihat foto
gunung-merapi-5.jpg
Twitter/@BPPTKG
Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada 26 Februari 2021 pukul 04.39 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 55mm, durasi 130detik, tinggi kolom ttidak teramati karena visual Gunung Merapi berkabut, estimasi jarak luncur -+1500 m ke arah barat daya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gunung Merapi kembali mengeluarkan dua kali awan panas guguran sejauh 1.900 meter ke arah barat daya.

Dilansir Kompas.com, berdasarkan pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Selasa (2/3/2021), sejak 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Secara visual asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.

"Teramati dua kali awan panas guguran di Gunung Merapi," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Selasa.

Awan panas guguran, menurut data BPPTKG, teramati terjadi pada pukul 05.11 WIB.

Tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm, awan panas guguran tersebut terjadi dengan durasi 171 detik.

"Estimasi jarak luncur 1.900 meter ke arah barat daya," paparnya.

gunung merapi 5
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada Selasa.

Baca: Jhoni Allen Tuding SBY Rekayasa Kongres Partai Demokrat Agar AHY Bisa Jadi Ketum

Baca: Nasib Naas Kakak Beradik Tewas dalam Tabrakan saat Niat Antar Kado Mobil Baru untuk Ulang Tahun Ayah

Baca: Dipecat, Jhoni Allen Tegaskan SBY Bukan Pendiri Demokrat, Cuma Sumbang Rp 100 Juta saat Pemilu 2004

Kemudian, awan panas guguran kembali teramati terjadi pada pukul 05.29 WIB.

Dengan durasi 96 deik, awan panas guguran itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm.

Estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya.

Disisi lain, teramati juga adanya guguran lava pijar sebanyak 17 kali, dengan jarak luncur sejauh 1.300 meter.

Sementara itu, kegempaan di Gunung Merapi tercatat, adanya awan panas guguran sebanyak dua kali dengan amplitudo 40-60 mm dan durasi 96-171 detik.

Dengan amplitudo 3 mm - 7 mm, embusan sebanyak 4 kali dengan durasi 8 detik - 16 detik.

BPPTKG hingga saat ini menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada status Siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan barat daya yakni meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Baca: Buruan Daftar SPT Tahunan, Bakal Kena Denda Sebesar Ini Jika Melapor Lebih dari Bulan Maret 2021

Baca: Cara Lapor SPT Tahunan 2020 via e-Filling Online, Simak Langkah-langkahnya di Sini

Baca: Inilah Orang yang Boleh Meninggalkan Puasa Ramadhan, Begini Penjelasan Ustaz

Sementara, lontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Oleh karena itu, masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Selain itu, pelaku wisata juga direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Baca: Batas Akhir 31 Maret 2021, Berikut Cara Lapor SPT Tahunan Online di www.pajak.go.id

Baca: Bos Nekat Lecehkan 2 Pegawai saat Bekerja, Korban Rekam Video Sebagai Barang Bukti Laporan Polisi

Baca: Berawal dari Perjodohan, Kini Pernikahan Wulan Guitno dan Adilla Dimitri di Ujung Tanduk

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/ Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran 2 Kali dan 17 Lava Pijar"











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved