TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengendara Moge yang nekat masuk ring 1 akhirnya dipanggil oleh polisi.
Hal tersebut disampaikan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, Minggu (28/2/2021)
"Identitas sudah ada. Dan sudah kita surat undangan klarifikasi. Besok (hari ini, 1 Maret, red) mereka menyanggupi untuk datang," kata AKBP Fahri Siregar kepada wartawan.
Fahri mengungkap Polda Metro Jaya telah memanggil 1 orang dari kasus ini.
Meskipun begitu, ternyata pengendara moge mengonfirmasi akan hadir bersama teman-temannya.
"Kita kan undang kan ada satu orang. Tapi mereka menyanggupi beberapa orang datang. Kita sudah tahu identitasnya. Tapi dari satu orang itu mengajak orang lain untuk hadir," ungkap dia.
Menurut Fahri, pemeriksaan kali ini hanya untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pelaku.
Termasuk dengan kemungkinan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pelaku.
Baca: Diminta Klarifikasi, Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres di Ring 1 Dipanggil Polisi Besok
"Kalau dilihat dari medsos itu kan ada dugaan pelanggaran lalin. Jadi kita mengklarifikasi termasuk juga nanti kalau ada pelanggaran protokol kesehatan. Kita masukkan dulu dalam keterangan, nanti apa gimana ada pelanggaran hukumnya kita koordinasikan dengan yang lain. Jadi dugaan sementara adalah pelanggaran lalin yang terjadi saat kejadian," tukasnya.
Permintaan Maaf
Pengendara motor gede (moge) yang ditendang paspampres pada Minggu (21/2/2021) menggunggah tulisan permintaan maaf di Instagram.
Melalui akun @jetliwandana2, ia menjelaskan jika dirinya akan menemui sejumlah pihak untuk melakukan klarifikasi.
Ia mengaku sudah melakukan koordinasi untuk melakukan mediasi.
"Gaess untuk kejadian kemarin di lingkungan istana negara, gw udah koordinasi dan beritikad baik untuk mediasi dengan pihak paspampres dan sudah disambut baik," tulisnya, Sabtu (27/2/2021).
Dirinya kemudian mengatakan, akan membuat klarifikasi video permintaan maaf di hadapan media nasional pada Senin (1/3/2021).
"Gw dan teman-teman akan klarifikasi dan mengajukan permohonan maaf di depan media nasional senin nanti. Doakan semuanya lancar mohon dukungan temen-temen semua," tulisnya.
Tak hanya itu, seorang pengendara moge bernama Junniar William juga meminta maaf.
"Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3, saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut. Semua video yang berhubungan dengan kejadian tersebut telah saya takedown untuk maksud yang baik. sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," jelasnya.
Meskipun unggahan milik akun @jetliwandana2 itu kemudian dibatasi komentarnya.
Namun ada juga ucapan semangat dari teman media sosial untuk mengendara moge itu.