Tak Lagi Dilindungi Donald Trump, Putra Mahkota Arab Ketar-ketir Ketahuan Bunuh Jurnalis Khashoggi

Mohammed bin Salman (MBS) semakin kuat diduga sebagai dalang pembunuhan jurnalis pada 2018 silam


zoom-inlihat foto
putra-mahkota-arab-saudi-mohammed-bin-salman.jpg
Brendan Smialowski / AFP
FOTO: Foto diambil pada 28 Juni 2019, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menghadiri pertemuan pada KTT G20 di Osaka.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Isu keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, 2 Oktober 2018 silam terus mencuat.

Apa lagi kini kebijakan Joe Biden memihak pada HAM, lain dengan Donlad Trump yang 'melindungi' MBS.

Kala itu, Khashoggi diduga dihabisi nyawanya di Kantor Konsulat Saudi di Istanbul.

Nyawanya dihabisi diduga lantaran tulisannya yang mengkritik MBS di Washington Post.

Memang Khashoggi adalah jurnalis dan editor senior Arab Saudi yang dihormati.

Washington Post sendiri yakin MBS adalah dalang pembunuhan.

Hal ini tak hanya tudingan semata, karena Intel AS sudah memegang bukti kuat, sebagaimana diberitakan Intisari Online.

Baca: PROFIL Aktivis Wanita Terkenal Arab Saudi, Loujain al-Hathloul, yang Kini Dibebaskan dari Penjara

Mohammed bin Salman
Mohammed bin Salman (AFP via BBC)

Salah satunya adalah telepon dari Pangeran MBS kepada saudaranya, Khalid bin Salman duta besar Arab untuk Amerika, yang dipantau oleh intel AS.

Dalam telepon itu, Pangeran MBS menginstruksikan saudaranya untuk memberitahu Khashoggi agar ke Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan Hatice Cengiz, tunangannya.

Selain itu intel Turki juga memegang bukti berupa rekaman pembunuhan dari dalam konsulat Istanbul.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved