Tentang Cap Go Meh #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Cap Go Meh merupakan perayaan yang dilakukan 115 hari setelah Imlek atau Tahun Baru Cina.
Pada tahun 2021, Cap Go Meh dirayakan pada tanggal 26 Februari 2021, 15 hari setelah Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021.
Cap Go Meh berasal dari dialek Tiociu atau Hokkien.
Kata “Cap Go” berarti “lima belas” sedangkan “Meh” berarti malam.
Maka dari itu, secara harfiah Cap Go Meh berarti “malam ke lima belas” sejak Tahun Baru Imlek.
Bagi orang Tionghoa, Imlek merupakan hari libur paling penting.
Orang Tionghoa merayakan Tahun Baru selama dua minggu penuh.
Cap Go Meh merupakan penutup dari rangkaian tahun baru Imlek. (2)
Selain itu, Cap Go Meh juga kerap disebut sebagai hari kasih sayang versi Cina lantaran pada zaman dahulu, perempuan yang belum menikah tidak diperkenankan untuk meninggalkan rumah seorang diri kecuali pada perayaan Cap Go Meh.
Cap Go Meh pun waktu itu menjadi waktu untuk bersosialisasi dengan semua orang terutama lawan jenis. (3)
Baca: Penjelasan Tentang Kenapa Setiap Tahun Baru Imlek Selalu Hujan, Faktor Cuaca atau Sebuah Rezeki?
Baca: Tak Hanya Enak Dimakan, Ternyata 6 Hidangan Khas Imlek Ini Bawa Keberuntungan Loh
Sejarah #
Hari pertama perayaan yaitu hari pertama bulan pertama dalam sistem kalender Cina dan diakhiri dengan Cap Go Meh pada hari kelima belas.
Tidak hanya di Indonesia, Cap Go Meh juga dirayakan di negara lain.
Tapi, di negara lain perayaan ini dikenal dengan Festival Lentera atau Festival Lampion.
Beberapa negara yang merayakan festival lampion adalah Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.
Di negara Cina, Cap Go Meh disebut dengan Yuanxiao atau Shangyuan dan Yuen Siu di Hong Kong.
Pada zaman dahulu, perayaan ini diselenggarakan secara tertutup.
Tidak semua orang bisa mengikuti acara besar tahunan ini.
Acara ini hanya dapat dilakukan bagi keluarga istana dan kalangan tertentu.
Baca: Apa Itu Festival Cap Go Meh? Simak Asal Usul Perayaan Chinese Valentines Day di Indonesia
Baca: Sambut Imlek di Tahun Kerbau Logam, Simak Peruntungan Berdasarkan Shio dan Sederet Larangannya
Awalnya, perayaan ini dilakukan untuk menghormati Dewa Thai Yai, dewa tertinggi di tradisi Dinasi Han (206 SM-221 M).
Setelah pemerintahan Dinasti Han berakhir, perayaan ini dibuka untuk umum.
Di masa Dinasti Tang (618-907 M), Cap Go Meh menjadi semacam pesta rakyat yang dikenal dengan Festival Yuanxiao atau Festival Shangyuan.
Di malam perayaan ini, semua masyarakat akan memenuhi jalan dalam suasana meriah dengan hiasan lampion beraneka ragam.
Berbagai macam hiburan juga diselenggarakan dalam perayaan Cap Go Meh.
Ada pertunjukan barongsai, tarian naga, hingga berbagai wahana permainan.
Naga, barongsai, tetabuham, dan petasan dipercaya dapat mengusir roh jahat dan hawa buruk. (2)
Bahkan untuk menambah kemeriahan perayaan ini biasanya juga ada pesta kembang api.
Sementara itu, sajian yang harus selalu ada dalam Cap Go Meh dlah Yuan Xiao atau Tang Yuang.
Yuan Xiao merupakan sejenis adonan tepung beras lengket yang didalamnya diisi dengan manisan.
Makanan ini biasanya berbentuk bola-bola kecil.
Makanan ini melambangkan bersatunya keluarga besar yang menjadi tema utama dari perayaan Imlek. (1)
Baca: Apa Makna Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Gong Xi Fa Cai?
Baca: Mitos saat Imlek: 16 Hal Ini Dianggap Tabu untuk Dilakukan saat Tahun Baru, Bisa Datangkan Kesialan
| Nama Perayaan | Cap Go Meh |
|---|
| Waktu | 15 Hari Setelah Tahun Baru Imlek |
|---|
| Budaya | Tionghoa |
|---|
| Arti | Malam kelima belas |
|---|
Sumber :
1. tirto.id
2. www.cnnindonesia.com
3. travel.kompas.com