Apa Itu Festival Cap Go Meh? Simak Asal Usul Perayaan Chinese Valentine's Day di Indonesia

Di Barat festival ini disebut Lantern Festival (Festival Lampion atau Chinese Valentine's Day (hari Kasih Sayang versi China).


zoom-inlihat foto
cap-go-meh-2021-jatuh-pada-hari-ke-15-setelah-perayaan-tahun-baru-imlek-2572.jpg
TRIBUN PONTIANAK/ FILE
CAP Go Meh 2021, Jatuh pada Hari ke-15 Setelah Perayaan Tahun Baru Imlek 2572.


Saat perayaan Imlek ada banyak hal tabu yang tidak boleh dilakukan atau dibeli.

Misalnya tidak boleh membeli sepatu, buku, menangis, dan lain hal.

Cap Go Meh merupakan penanda perayaan Imlek telah usai, begitu pula dengan hal-hal yang dianggap tabu.

5. Perayaan Cap Go Meh di Indonesia

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia terbilang istimewa karena telah berakulturasi dengan budaya setempat.

Misalnya di Singkawang adanya ritual pawai tatung, pembakaran replika naga untuk menolak bala satu kota.

Di Pulau Jawa, Tionghoa merayakannya dengan lontong cap go meh, yang merupakan kuliner serapan dari ketupat lebaran.

Hanya bentuknya bulat, menyerupai bulan purnama yang biasa bersinar di penanggalan 15 China.

Baca: Tradisi Unik Rayakan Tahun Baru Imlek di 7 Negara, Filipina Gantung 8 Buah Bulat di Depan Rumah

Ilustrasi lontong cap go meh. (SHUTTERSTOCK/ EDWIN SETIAUTOMO
Ilustrasi lontong cap go meh. (SHUTTERSTOCK/ EDWIN SETIAUTOMO (kompas.com)

Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan Festival Cap Go Meh (CGM) dan Tatung Singkawang sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Indonesia 2020.

Penetapan itu disampaikan Staf Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud Shakti Adhima Putra.

"Iya, Festival CGM dan Tatung Singkawang dari Kalimantan Barat (Kalbar) ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2020.

Jadi, masih dalam tataran penetapan nasional," kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (18/10/2020).

Shakti melanjutkan, penetapan warisan budaya Kalimantan Barat itu dilakukan Kemendikbud dan bukan dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

"Yang menetapkan bukan UNESCO, tapi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan rekomendasi Tim Ahli WBTb yang sudah melalui penilaian," ujar dia.

Oleh karena itu, istilah yang benar untuk warisan budaya itu adalah Warisan Budaya Tak Benda Nasional.

Selain Festival CGM dan Tatung Singkawang, Kalbar juga memiliki enam warisan budaya yang sama-sama ditetapkan sebagai WBTB Nasional lainnya.

Adapun, warisan budaya tersebut yakni Bahasa Melayu Pontianak, Bahasa Melayu Sambas, Jimot Lulon dan Jimot Renai Mualang, Zikir Nazam, Tari Jepin Langkah Penghibur Pengantin, dan Tenun Ikat Kumpang Ilong.

Baca: 7 Hal yang Identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek, Termasuk Alasan Kenapa Selalu Ada Warna Merah

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, PAUD, dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang Rindar Prihartono mengatakan, penetapan Festival CGM dan Tatung Singkawang sebagai WBTB Nasional 2020 merupakan kebanggaan daerah.

Ia melanjutkan, penetapan tersebut juga sekaligus menjadi pengakuan negara terhadap tradisi, ritus, dan perayaan yang telah tumbuh dan berkembang di Kota Singkawang.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved