Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa tiga hari pada pertengahan bulan. Disebut Ayyamul Bidh karena pada tiga hari itu bulan bersinar terang, sehingga malam tampak putih bercahaya.


zoom-inlihat foto
puasa-ayyamul-bidh-16.jpg
SHUTTERSTOCK
Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa tiga hari pada pertengahan bulan. Disebut Ayyamul Bidh karena pada tiga hari itu bulan bersinar terang, sehingga malam tampak putih bercahaya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki nilai ibadah jika melakukannya.

Puasa Ayyamul Bidh ditunaikan tiga hari pada pertengahan bulan, yakni di setiap hari ke 13,14,15 kalender Hijriah.

Karena kita disunnahkan untuk berpuasa minimal 3 hari tiap bulannya, maka Ayyamul Bidh pada kalender qomariyah itulah termasuk yang utama.

Disebut Ayyamul Bidh karena pada 3 hari itulah bulan bersinar terang, sehingga malam tampak putih bercahaya. [1]

Baca: Puasa Rajab

Niat puasa Ayyamul Bidh.
Niat puasa Ayyamul Bidh. (Tribun Pekanbaru)

  • Keutamaan


• Perintah yang Diberikan oleh Rasullah SAW

Salah satu keutamaan Puasa Ayyamul Bidh yaitu saat dikisahkannya sebuah riwayat hadis yang menerangkan bahwa dahulu Rasulullah SAW pernah melakukan perintah secara langsung perihal ibadah Puasa Ayyamul Bidh.

• Membantu Menundukan Hawa Nafsu

Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh bisa membantu menundukkan hawa nafsu setiap orang yang melaksanakannya.

Selain itu, bisa juga meredamkan emosi yang bisa datang kapan saja tanpa kita tahu.

• Merupakan Anjuran dari Rasulullah SAW

Tidak saja hanya memerintahkan kepada semua umatnya, Rasulullah SAW juga dikatakan menganjurkan untuk setiap umatnya dapat melaksanakan puasa putih ini sebagai salah satu keutamaan puasa Ayyamul Bidh serta menerangkan waktu pelaksanaanya.

• Sama Halnya Melakukan Puasa Setahun

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh juga dikatakan sama halnya dengan kita melaksanakan puasa selama satu tahun.

Hal tersebut sesuai dengan hadir riwayat Abu Daur yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW sering memberi perintah kepada setiap umat dan sahabatnya agar dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh karena dengan melakukannya selama tiga hari berturut yakni tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah maka kalian akan mendapat pahala sama seperti melakukan ibadah puasa selama satu tahun penuh.

• Sebuah Tauladan dari Rasulullah SAW

Puasa Ayyamul Bidh merupakan tauladan dari ibadah yang di kerjakan Rasulullah SAW. [2]

Baca: Puasa Arafah

  • Manfaat


1. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW.

2. Seperti pada keutamaan puasa Ayyamul Bidh, menjalankan puasa tiga hari atau puasa Ayyamul Bidh setiap bulannya, sama saja kalian melakukan puasa sepanjang tahun karena pahala satu kebaikan adalah sepuluh kebaikan.

3. Tentunya akan memberikan waktu isturahat pada anggota tubuh setiap bulannya.

4. Memperbesar pahala yang akan kita peroleh sebagai bekal di akhirat kelak.

5. Lebih membuat hidup lebih tenang karena lebih memaknai arti taqwa pada Allah SWT. [2]

Baca: Sahur

  • Tata-tata cara


Puasa Ayyamul Bidh memiliki beberapa tata cara.

1. Niat puasa putih boleh dilakukan setelah terbit fajar asalkan belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.

Berbeda dengan puasa wajib yang harus melakukan niat sebelum terbit fajar.

2. Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah ketika bersama suaminya, terkecuali sudah mendapat izin dari sang suami.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:

"Janganlah seorang wanita berpuasa sunnah sedang suaminya ada, kecuali dengan seizinnya."

3. Lebih dianjurkan ketika tidak bepergian

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

4. Tidak dilaksanakan di tanggal 13 Dzulhijah

13 Dzulhijah merupakan bagian dari hari tasyriq, sehingga tidak dianjurkan untuk melaksanakan puasa putih. [3]

Baca: Ramadan

Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Sauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta'ala

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.” [2]

Baca: Ramadhan Tiba

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Puasa Ayyamul Bidh
Dilaksanakan Setiap hari ke 13,14,15 kalender Hijriah
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved