Tesla Bakal Bangun Pabrik Mobil Listrik di India, Bagaimana Nasib Investasi di Indonesia?

Tesla dikabarkan akan segera membangun pabrik mobil listrik di wilayah Karnataka, India


zoom-inlihat foto
tesla-model-s-p100d.jpg
Tribunnews/Jeprima
Tesla Model S P100D melalui importir umum mereka di Tanah Air, Prestige Image Motorcars saat memamerkan Model S P100D pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4/2017). Mobil jenis ini dibandrol dengan Harga Rp4,4 miliar.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Produsen mobil listrik Tesla dikabarkan telah mendekati kesepakatan untuk memproduksi kendaraan listrik di India.

Tesla akan membangun pabriknya setelah menyiapkan produksi di China, sebagaimana diberitakan Kontan dari Bloomberg, Rabu (17/2/2021).

Tesla telah memilih Karnataka, sebuah negara bagian selatan yang ibukotanya adalah Bangalore sebagai lokasi pabrik.

Kabarnya, Tesla telah bernegosiasi dengan pejabat lokal selama enam bulan dan secara aktif mempertimbangkan perakitan mobil di pinggiran kota Bangalore.

Lalu bagaimana dengan nasib Indonesia?

Belum ada kabar resmi terkait hal itu.

Namun diberitakan Tribunnews sebelumnya, Tesla berminat berinvestasi di Indonesia di bidang energi penyimpanan.

Pemerintah Indonesia diharapkan memberikan karpet merah kepada Tesla, agar rencana investasinya di Energy Storage System (ESS) atau penyimpan energi berskala besar dapat terwujud.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, proposal rencana investasi Tesla perlu diwujudkan oleh pemerintah dengan memberikan kemudahan berusaha dan insentif fiskal yang wajar.

"Ketika Tesla memilih bangun pabrik, itu menciptakan nilai tambah buat negara itu. Apa nilai tambahnya? Dapat untung dari brand Tesla yang positif, bagus dan tinggi," ujar Fabby saat dihubungi, Jakarta, Jumat (12/2/2021).

Baca: Elon Musk Gegerkan Dunia Investasi, Tesla Beli Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun, Ini Tujuannya

Tesla Model X
Tesla Model X (Wikicommons Steve Jurvetson)

"Artinya, investor global akan melihat Indonesia sebagai negara ramah untuk investasi. Sehingga, saya memperkirakan ini memicu investor lain tanam investasi di Indonesia," sambungnya.

Menurutnya, produk ESS yang dibidik Tesla merupakan sebuah teknologi yang sangat menentukan sistem energi di masa depan untuk menuju energi bersih.

"Jadi ESS menjadi bagian yang tidak terelakan dari sistem tenaga listrik, masa kini maupun masa depan," ucap Fabby.

Selain itu, Fabby menyebut jika Tesla sudah mewujudkan investasi, maka Indonesia bisa ekspor teknologi ke berbagai negara di Asia Tenggara mapun Asia Pasifik.

Baca: X Æ A-12 Musk, Apakah Nama Bayi Laki-laki CEO Tesla Elon Musk Memiliki Makna Tersembunyi?

"Sehingga nilai komoditas ekspor Indonesia ke depannya akan naik, tidak lagi ekspor bahan mentah, yang kita ekspor adalah teknologi. Jadi pemerintah harus benar-benar melihat manfaat jangka panjang dan multiplier effect," paparnya.

Oleh sebab itu, Fabby tidak ingin rencana investasi Tesla di Indonesia bernasib sama dengan perusahaan yang memproduksi iPhone, Foxconn beberapa tahun lalu.

"Foxconn pernah menyatakan minat investasi di Indonesia, tapi kemudian akhirnya tidak jadi karena perizinan pelik, urusan tanah untuk buka pabrik ribet, ada aturan macam-macam, dan lainnya," katanya.

Tanggapan DPR

Tesla Model X, SUV listrik
Tesla Model X, SUV listrik (Instagram/teslamotors)


Baca: Mau Kerja di Tesla? Elon Musk Selalu Tanyakan Ini ketika Interview, Tak Pernah Peduli Pendidikan

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyebut Indonesia lebih diuntungkan ketika Tesla investasi di Energy Storage System (ESS) atau penyimpan energi berskala besar, dibanding baterai kendaraan listrik (EV Battery).

"Dengan adanya teknologi ESS ini, kita tidak hanya mampu membuat mobil listrik berbasis baterai, tapi juga bisa membuat kendaraan transportasi umum berbasis baterai, seperti bus," ujar Eddy saat dihubungi, Jakarta, Jumat (12/2/2021).





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved