Meski demikian, Ariza tak menampik beberapa tempat di Jakarta masih ada yang dilanda banjir seperti di Pejaten Timur, Jakarta Selatan.
Banjir setinggi 1,5 meter di sana melanda empat RW di wilayah setempat.
"Kita rasakan sampai hari ini memang ada genangan, tapi cepat surut, dan memang ada banjir di beberapa titik tapi cepat surut. Kenapa masih ada banjir? Itu memang daerah yang daratannya sangat rendah, kenapa rendah? Banyak, di antaranya ada satu lokasi di perkampungan yang dulu lokasi itu digali tanahnya untuk Senayan dan diuruknya dari Kalibata, sekarang daerahnya banjirnya minta ampun, karena memang rendah seperti kubangan," ungkapnya.
"Jadi Jakarta ini daratannya rendah, dan memang potensi banjir lebih tinggi dari daerah lain. Ada hujan, air kiriman dari luar Jakarta, dan ada rob dari laut, sehingga ada tiga serangan berturut-turut. Tapi kan upaya kami tidak boleh kalah, sama seperti menghadapi Covid-19," tambahnya.
Baca: Intip 7 Tips Bersihkan Kasur yang Terendam Banjir
(Tribunnewswiki/Septiarani,Kompas.tv/Renny,Kompas.com/Velarosdela,Wartakotalive/Fitriyandi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul "Hujan Deras Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Jakarta Terendam Banjir", Kompas.com dengan judul "Dua Kelurahan di Jakarta Timur Terendam Banjir" dan Wartakotalive dengan judul "Tambah Jam Operasional Peralatan Jadi Alasan Ariza Jakarta Tak Diterpa Banjir Hebat"