Cokelat

Cokelat atau coklat merupakan sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao). Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari raya.


zoom-inlihat foto
cokelat-hitam.jpg
medicalnewstoday.com
Ilustrasi cokelat hitam.

Cokelat atau coklat merupakan sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao). Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari raya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Cokelat atau coklat, dalam bahasa Inggris Chocolate, merupakan sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao).

Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.

Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari raya.

Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta.

Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia.

Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin. (1)

Coklat biasa yang banyak tersedia di pasaran biasanya sudah dicampur susu dan gula serta hanya mengandung 10% tanaman kakao.

Sementara pada coklat hitam, kandungan kakao murni lebih banyak, yaitu antara 35-85%. Coklat hitam pun tidak dicampur susu dan mengandung lebih sedikit gula.

Oleh karena itu, cita rasa coklat hitam lebih kuat dan pahit dibandingkan coklat biasa. (2)

Ilustrasi cokelat
Ilustrasi cokelat (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Baca: Kimbab

  • Sejarah


Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman.

Dulu, cokelat dipercaya menjadi salah satu bahan makanan yang hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.

Para ahli memperkirakan bahwa pohon kakao sebagai bahan utama pembuatan cokelat mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara hingga ke Amerika Tengah dan juga hingga Meksiko.

Dokumentasi paling awal mengenai cokelat pertama muncul di situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras pada 1100-1400 SM (Sebelum Masehi).

Dari penemuan ini, banyak yang menduga bahwa biji kakao tidak hanya digunakan sebagai minuman tetapi juga sebagai gula alami untuk minuman beralkohol dan obat.

Pada tahun 450 - 500 SM, Suku Maya telah mengenal teknik mengolah biji kakao agar mendapatkan rasa yang lebih bersahabat di lidah.

Biji kakao diolah dengan cara dipanggang hingga difermentasi agar mendapatkan rasa yang lebih bersahabat.

Sekitar tahun 900 Masehi, biji kakao menjadi komoditas utama Meso-Amerika.

Biji kakao menjadi komoditi berharga dan sering diolah menjadi jamuan istimewa pada acara keagamaan atau sebagai hadiah.

Biji kakao yang telah diolah menjadi cokelat bahkan menjadi barang mewah di masa lalu.

Tahun 1544 M, cokelat dijadikan hadiah untuk petinggi istana Spanyol.

Rupanya warga istana sangat menyukai cokelat.

Di awal abad 17, cokelat menjadi minuman menyegarkan yang digemari keluarga istana. Sepanjang abad 17, cokelat telah menyebar di antara kaum elit di Eropa.

Akhir abad 17, cokelat telah menjadi minuman favorit bangsa Eropa dari kalangan pedagang.

Sejak saat inilah, perkembangan cokelat melalui pedagang semakin luas ke berbagai wilayah di dunia.

Tahun 1847, cokelat tak hanya dalam bentuk minuman.

Di tahun ini telah ditemukan cokelat dalam bentuk padat.

Karena rasa cokelat yang lezat dan harganya lebih terjangkau dibanding gula pada masa itu, cokelat menjadi salah satu makanan favorit.

Cokelat masih tergolong sebagai barang mewah namun cukup terjangkau.

Cokelat juga dipercaya sebagai makanan para dewa. (3)

Baca: Kimchi

  • Rasa Cokelat


Rasa cokelat masih sulit didefinisikan.

Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glenn Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya.

Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.

Karenanya, sampai saat ini belum ada rasa cokelat tiruan.

Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia.

Sebagai ilustrasi, bila memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut.

Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat di dalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat.

Pemalsuan rasa cokelat sering terjadi karena kokoa adalah bahan yang relatif mahal dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Kedua bahan ini sering digunakan untuk menggantikan kokoa.

Lemak kokoa sering digantikan minyak yang lebih murah, seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem.

Selain soal harga, dengan kedua bahan ini pelapisan cokelat menjadi lebih mudah.

Perbandingan kokoa padat (komponen nonlemak pada biji yang digiling) juga cenderung rendah.

Dalam cokelat batangan, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi cokelat.

Cokelat premium, biasanya mengandung sekitar 50 - 70% cokelat padat.

Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya. (1)

Baca: Toast (Roti Panggang)

  • Kandungan Gizi


Coklat hitam memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam 100 gram cokelat hitam, terkandung nutrisi sebagai berikut.

Sekitar 3 hingga 4,5 gram serat

60 – 100 gram karbohidrat

4,8 – 5 gram protein

50 – 60 mg kalsium

8 mg zat besi

140 – 150 mg magnesium

200 mg fosfor

500 – 550 mg kalium

Selain itu, coklat hitam juga diperkaya theobromine (zat antiradang yang hanya terdapat pada tanaman kakao), zinc, kafein, lemak, dan sejumlah vitamin.

Vitamin tersebut diantaranya yaitu vitamin A, vitamin B, vitamin E, dan vitamin K.

Cokelat juga mengandung antioksidan, seperti polifenol, flavanoid, dan katekin, dalam jumlah tinggi dari coklat hitam. (2)

Baca: Yusheng

  • Manfaat


Melindungi tubuh dari paparan radikal bebas

Tanaman kakao mengandung zat antioksidan yang baik bagi tubuh.

Antioksidan itu sendiri berfungsi untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya kanker.

Dengan mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti coklat hitam, maka kesehatan tubuh pun dapat terjaga.

Meredakan stress

Sebuah penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi coklat hitam dapat meredakan stres, membantu menenangkan rasa cemas, dan memperbaiki mood.

Mengonsumsinya secara rutin tiap hari selama 2 minggu, maka coklat hitam dapat mengurangi produksi hormon stres, sehingga stres pun bisa teratasi.

Menjaga kesehatan dan fungsi otak

Kandungan nutrisi dan antioksidan yang banyak terkandung dalam coklat hitam memiliki peran besar dalam melancarkan aliran darah ke otak dan memelihara fungsi otak.

Selain itu, coklat hitam dapat membantu daya ingat, sehingga mengurangi resiko pikun atau demensia.

Cokelat hitam juga mengurangi resiko stroke.

Menjaga tekanan darah dan menurunkan risikp penyakit jantung

Kandungan antioksidan dan kalium yang tinggi pada coklat hitam terlihat bermanfaat untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal.

Kandungan nutrisi dan antioksidan dalam coklat hitam juga diketahui dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mencegah terjadinya sumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis) yang menjadi penyebab penyakit jantung dan stroke.

Memelihara kesehatan dan kecantikan kulit

Coklat hitam pun mengandung berbagai nutrisi yang turut berperan dalam produksi kolagen.

Protein ini memiliki peran penting dalam menjaga kelenturan dan kelembapan kulit, sehingga membuat kulit semakin terlihat menawan.

Baik untuk menjaga gula darah tetap stabil

Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dan nutrisi pada coklat hitam terlihat dapat menjaga gula darah tetap stabil dan memperbaiki kinerja hormon insulin.

Efek ini baik untuk mengontrol penyakit diabetes.

Namun ingat, yang dikonsumsi ini adalah coklat hitam.

Bukanlah coklat yang kaya gula dan susu karena coklat tersebut memiliki rasa yang terlalu manis (terlalu banyak mengandung gula), sehingga justru dapat membuat gula darah naik. (2)

Baca: Lampion

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)



Nama Makanan Cokelat, Coklat, Chocolate
Jenis Makanan, minuman
Bahan Utama Cokelat cair, mentega kakao, untuk cokelat putih, sering kali dengan tambahan gula
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. alodokter.com
3. fimela.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved