Kimchi

Kimchi adalah makanan fermentasi yang terbuat dari sayuran segar. Kimchi menjadi makanan populer di Korea. Sayur yang paling digunakan sebagai kimchi adalah sawi putih, kimchi juga bisa diolah dari lobak maupun mentimun.


zoom-inlihat foto
kimchi.jpg
SHUTTERSTOCK/TMON via Kompas.com
Kimchi

Kimchi adalah makanan fermentasi yang terbuat dari sayuran segar. Kimchi menjadi makanan populer di Korea. Sayur yang paling digunakan sebagai kimchi adalah sawi putih, kimchi juga bisa diolah dari lobak maupun mentimun.




  • Deskripsi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kimchi adalah makanan tradisional Korea, yang berasal dari Tiongkok salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.

Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.

Karena itu, kombinasi rasanya mayoritas menjadi asin dan pedas.

Sayuran yang paling umum untuk membuat kimchi adalah sawi putih dan lobak.

Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae yang berarti "sayuran yang direndam."

Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum.

Banchan merupakan lauk-pauk sampingan dalam budaya tradisional Korea.

Selain sebagai lauk, kimchi juga kerap dimasak bersama bahan lainnya, seperti untuk membuat sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain. (1)

Makanan khas Korea ni juga sudah disajikan sebagai isian atau topping makanan seperti panekuk, pizza hingga burger.

Berbagai jenis kimchi
Berbagai jenis kimchi

Baca: Koki Terkenal Ini Rancang Menu Makanan Mewah untuk Penerbangan Kelas Ekonomi Maskapai Inggris

  • Sejarah


Kimchi dimuat dalam literatur tertua yakni buku puisi Tiongkok berjudul Sikyeong.

Asinan berwarna hijau merupakan bentuk awal kimchi sewaktu cabai belum dikenak di Korea.

Lalu, setelah dicampur garam, sayuran seperti kubis dimasukkan ke dalam guci tanah liat setelah diberi garam, dan dipendam di dalam tanah.

Hal tersebut dilakukan sebagai persediaan makanan sewaktu sayuran segar tidak tersedia di musim dingin.

Orang Korea mengenal cabai berkat pedagang portugis dari Jepang yang datang ke Korea pada abad 16.

Selain itu, dalam buku resep terbitan 1670, resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat didalamnya. Namun, belum menggunakan cabai.

Dalam catatan sejarah abad ke-17 juga dituliskan mengenai 11 jenis kimchi.

Sementara itu, cabai sebagai bahan kimchi diperkirakan baru populer bertahun-tahun kemudian (menurut perkiraan 200 tahun kemudian).

Sebelum abad ke-19, kimchi diketahui hanya dibuat dari sayuran asli Korea karena sawi putih kemungkinan besar tidak dikenal di Korea sampai abad ke-19. (1) 

Baca: 7 Makanan yang Disarankan Untuk Menjaga Kesehatan Usus Besar

 

 

  • Bahan-bahan


Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sesuai dengan selera orang yang membuatnya.

Kimchi yang paling sering digunakan yakni sawi putih.

Namun, banyak orang Korea biasa menggunakan lobak, wortel, atau mentimun untuk membuatnya. (3)

Baca: Banyak yang Tak Tahu, Sederet Makanan Ini Tak Seharusnya Disimpan dalam Kulkas

  • Kandungan Gizi


Kimchi memiliki nutrisi yang beragam dan termasuk makanan rendah kalori.

Dalam satu porsi (100 gram) kimchi mengandung 17 kkal kalori, 7 gram karbohidrat, 3 gram serat, 3,88 gram gula, 39 mg kalsium, 485 mg sodium, 11,7 mg vitamin C, dan 728 IU vitamin A.

Kimchi juga tidak mengandung protein maupun lemak. (2)

Baca: Jarang Diketahui, Ternyata 7 Makanan Ini Bisa Lemahkan Sistem Imun Tubuh

  • Manfaat


Sebagai Makanan Probiotik

Proses fermentasi dalam pengolahan kimchi menghasilkan bakteri asam laktat bernama Lactobacillus kimchii.

Maka dari itu, kimchi dinobatkan sebagai makanan probiotik dengan manfaat sejajar dengan yoghurt.

Melancarkan Pencernaan

Kimchi bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.

Mengonsumsi kimchi secara rutin akan membuat tubuh mendapatkan asupan probiotik.

Probiotik sangat bagus untuk mengembalikan keseimbangan mikroba dalam usus, maka fungsi usus dapat semakin baik.

Sementara, asupan probiotik juga dapat berperan dalam meminimalisir irritable bowel syndorme (IBS).

Gangguan kronis tersebut menyebabkan penderitanya mengalami sakit perut, perut kembung, serta sembelit atau diare.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kimchi mengandung banyak vitamin C.

Vitamin C adalah antioksidan alami yang diyakini dapat melindungi dan membentengi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, vitamin C juga membantu tubuh dalam memproduksi sejumlah protein, termasuk kolagen yang dibutuhkan agar kulit tetap kenyal dan lentur.

Menjaga Kesehatan mata

Kimchi mengandung vitamin A yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya gangguan mata.

Berkat vitamin A yang tinggi, kimpi mampu membantu dalam menjaga kesehatan organ penglihatan.

 


Menurunkan Kadar Kolesterol

Bawang putih yang ada dalam kimchi, mengandung allicin dan selenium.

Hal tersebut dapat menurunkan kolesterol dan juga secara langsung dapat mengurangi atau mencegah stroke.

 


Menurunkan Berat Badan

Kimchi mengandung banyak serat.

Maka dari itu banyak orang mengandalkan kimchi sebagai menu diet.

Manfaat tersebut diperkuat dalam sebuah studi yang membuktikan bahwa rutin memakan kimchi dapat menurunkan berat badan sekaligus mengecilkan lingkar pinggang.

Menurunkan Risiko Kanker

Mengonsumsi kimchi yang kaya akan vitamin A juga berkhasiat dalam menurunkan risiko kanker.

Bahkan, beberapa penelitian menyebtkan bahwa fermentasi sawi putih berpotensi dalam mencegah pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh. (2)

Baca: Ternyata 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Sering Dikonsumsi Ini Baik untuk Kesehatan Ginjal

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya Suci Pertiwi)



Nama Makanan Kimchi
Asal Negara Korea Selatan
Jenis Fermentasi
Bahan Utama Sawi Putih, Lobak, Wortel, dan Mentimun
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. sehatq.com
3. klikdokter.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved