Mabes Polri Ungkap Riwayat Kesehatan Ustaz Maaher, Sempat Membaik Sebelum Meninggal

Karopenmas Mabes Polri mengatakan, sejak ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri pada 4 Desember 2020 lalu, Ustadz Maaher sudah mengalami sakit.


zoom-inlihat foto
profil-maaher-at-thuwailibi.jpg
Instagram/ustadzmaaher_real
Mabes Polri mengungkap riwayat kesehatan yang dialami oleh almarhum Ustaz Maaher atau Soni Eranata.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mabes Polri mengungkap riwayat kesehatan yang dialami oleh almarhum Ustaz Maaher atau Soni Eranata.

Diketahui Ustaz Maher meninggal saat dirinya ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, sejak ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri pada 4 Desember 2020 lalu, Ustaz Maaher sudah mengalami sakit.

Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Djati.

“Pada 20 Januari 2021 yang bersangkutan sakit.

Kemudian oleh penyidik dikirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk melakukan perawatan,” ungkap Rusdi pada Rabu (10/2/2021) dikutip dari tayangan Kompas TV.

Baca: Kisah Senior Paling Kejam di Akmil, Tak Pandang Bulu, Berani Hukum AHY dan Keponakan SBY

Baca: Pasangan Lansia Nyaris Tewas Diamuk Massa, Rumah Dibakar Habis Karena Dituding Jadi Dukun Santet

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, sejak ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri pada 4 Desember 2020 lalu, Ust Maaher sudah mengalami sakit.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, sejak ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri pada 4 Desember 2020 lalu, Ust Maaher sudah mengalami sakit. (Kompas TV)

Lebih lanjut, Rusdi mengatakan jika kondisi Ustaz Maaher sempat membaik dan melanjutkan proses penahanan.

“Kemudian pada tanggal 27 Januari 2021, tersangka sudah dalam kondisi membaik.

Sehingga penahanan di rutan Bareskrim Polri dilanjutkan kembali,”  lanjutnya.

Kemudian pada tanggal 4 Februari 2021, jaksa mengirimkan surat ke penyidik Bareskrim polri yang menyatakan bahwa penyidikan terhadap Ustaz Maaher dianggap lengkap.

Pada tanggal tersebut, kata Rusdi, tanggung jawab ustaz Maaher dan barang bukti diserahkan dari penyidik Bareskrim Polri ke pihak Kejaksaan.

Baca: Banyak Penjual Ikan Bandeng Musiman Setiap Menjelang Imlek di Jakarta, Begini Penjelasannya

Baca: Mantan Kader Sebut AHY Abaikan Jasa Pendiri Partai, Demokrat Beberkan Perjuangan Sang Putra SBY

Maaher At-Thuwailibi memiliki nama asli Soni Erata. Ia juga pernah memakai nama El Bruek.
Maaher At-Thuwailibi memiliki nama asli Soni Erata. Ia juga pernah memakai nama El Bruek. (Instagram/ustadzmaaher_real)

Rusdi mengatakan, polri telah memenuhi pelayanan kesehatan terhadap ustads Maaher selama proses penahanan.

“Karena di setiap tahanan Bareskrim Polri ditempatkan satu dokter yang senantiasa dan setiap hari memeriksa kesehatan seluruh tahanan yang ada di Rutan Bareskrim Polri,” papar Rusdi.

Pada tanggal 6 Febaruari, karena kondisi memburuk, dokter yang menangani tersangka merekomendasikan perawatan di Rumah Sakit Polri.

Namun, tersangka menolak.

"Tanngal 6 Februari dokter menyarankan kepada tersangka untuk melakukan perawatan di RS Polri.

Tetapi yang bersangkutan menolak dan ingin tetap di rutan bareskrim dan mendapat perawatan dokter kepolisian", pungkasnya.

Baca: Keluarga Tegaskan Kabar Maaher At-Thuwailibi Disiksa Sebelum Meninggal Hoaks, Soroti Kondisi Sel

Baca: Absen di Praperadilan Penembakan FPI Tapi Tangani Kasus Maaher, Nama Komnas HAM Trending di Twitter

Momen haru anak almarhum Maaher At-Thuwailibi berdoa dan tabur bunga di makam ayahnya.
Momen haru anak almarhum Maaher At-Thuwailibi berdoa dan tabur bunga di makam ayahnya. (Kolase Tribun Bogor)

Dua hari berselang, tersangka dinyatakan meninggal dunia.

Polisi menyebut, tersangka meninggal murni atas penyakit yang diderita.

"Pada tanggal 8 februari pukil 19:30 tersangka atas nama Soni Eranata meninggal dunia"











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved