Jika Trump Becus Tangani Pandemi, 40% Korban Covid-19 di AS Mungkin Masih Hidup, Klaim The Lancet

Jurnal ilmiah The Lancet, mengecam ketidakbecusan Donald Trump dalam menanganai pandemi Covid-19


zoom-inlihat foto
pidato-trump-002.jpg
SAUL LOEB / AFP
Foto file Presiden AS Donald Trump memegang payung saat dia berbicara kepada media di bawah hujan sebelum berangkat dari South Lawn Gedung Putih di Washington, DC, 17 September 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat bisa mencegah kematian hampir setengah korban Covid-19, seandainya penanganannya seperti negara maju lain.

Komisi ahli kesehatan, The Lancet, merilis laporan pada Kamis (11/2/2021), yang menyebut 40% korban pandemi di AS sebenarnya masih bisa diselamatkan.

Mereka mengecam tindakan Donald Trump, yang dianggap tidak layak dan tidak memadai.

The Lancet menyebut Trump menjadi sumber dari banyaknya kasus kematian akibat virus corona.

"(Donald Trump) membawa malapetaka ke AS dan planet ini selama empat tahun menjabat," kata The Lancet, dikutip Press TV.

AS telah mengonfirmasi 471.000 kematian akibat pandemi, menurut Universitas Johns Hopkins yang menyimpan data tentang Covid-19.

Jumlahnya diperkirakan akan melebihi setengah juta dalam beberapa minggu ke depan.

Lebih dari 27.287.173 orang Amerika telah terinfeksi virus tersebut, sejauh ini.

Laporan Lancet mengkonfirmasi bahwa pandemi telah mempengaruhi orang kulit berwarna secara tidak proporsional dengan tingkat kematian di antara orang Afrika-Amerika meningkat 50% dibandingkan kulit putih.

Kematian akibat virus korona untuk orang kulit berwarna 1,2 hingga 3,6 kali lebih tinggi daripada orang kulit putih, katanya.

Baca: Muncul Isu Keretakan Rumah Tangga Donald Trump, Melania Diminta Gerak Cepat Jika Hal Ini Terjadi

Baca: Petugas Medis di RSUD dr Pirngadi Medan Protes Minta Insentif Cair: Bayarkan Gaji Covid-19 Kami

ILUSTRSAI - Para pekerja yang mengenakan alat pelindung terlihat di kompleks The Jade Boutique Hotel, tempat anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi virus Corona Covid-19 akan menyelesaikan karantina mereka, di Wuhan, provinsi Hubei tengah China. pada 28 Januari 2021.
ILUSTRASI - Para pekerja yang mengenakan alat pelindung terlihat di kompleks The Jade Boutique Hotel, tempat anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi virus Corona Covid-19 akan menyelesaikan karantina mereka, di Wuhan, provinsi Hubei tengah China. pada 28 Januari 2021. (Hector RETAMAL / AFP)




Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved