Komnas HAM Selidiki Penyebab Kematian Ustaz Maaher At-Thauwalibi yang Meninggal di Rutan Polri

Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam menyebutkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan berbagai pihak dalam kasus ini.


zoom-inlihat foto
ustadz-maaher-atthuwailibi.jpg
Instagram @ustadzmaaheratthuwailibi
Akhirnya terjawab penyebab Soni Eranata alias Ustadz Maheer At Thuwailibi ditangkap polisi dengan status tersangka. Diketahui, Soni Eranata atau yang dikenal dengan sebutan Ustadz Maheer At Thuwailibi ditangkap Bareskrim Polri pada Kamis (3/12/2020) subuh di kediamannya di Bogor, Jawa Barat


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyebab kematian ustaz Maaher At-Thauwalibi atau Soni Eranata pada Senin (8/2/2021) di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta.

Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam, menyebutkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan berbagai pihak dalam kasus ini.

"Iya. Kami melakukan pemantauan kasus ini. Dengan meminta keterangan," kata Anam saat dikonfimasi Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Menurut Anam, pihaknya belum memiliki kecurigaan pelanggaran hak asasi manusia yang dialami Maaher.

Namun demikian, Komnas HAM, menurut Anam, harus melakukan penyelidikan agar peristiwa kemarian Maheer menjadi jelas dan terang.

"Kasus kematian seseorang dalam proses hukum adalah isu krusial dalam hak asasi manusia," ujar Anam.

Baca: Rekam Jejak Kasus Ustaz Maaher At-Thuwailibi: Pernah Dilaporkan Terkait Tuduhan Menghina Gus Dur

Baca: Keinginan Mulia Ustaz Maaher yang Belum Terwujud, Ingin Minta Maaf dan Cium Tangan Habib Luthfi

Adapun kasa hukum Maaher, Novel Bamukmin mengatakan, kliennya menderiga radang usus akut sebelum meninggal di tahanan.

Maheer juga mengalami alergi kulit disebabkan cuaca yang belakangan tidak baik.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut Indonesia siap menerima WNI eks ISIS dan di Indonesia tak ada Islamofobia.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut Indonesia siap menerima WNI eks ISIS dan di Indonesia tak ada Islamofobia. (Tribunnews/Vincentius)

Maaher juga sempat dirawat di RE Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, tetapi menurut Bamukmin tidak maksimal.

Bamukmin juga menyebut, pihak kuasa hukum sempat kengajukan penangguhan penahanan Maheer.

Namun, ditolak oleh Bareskrim Polri.

"Ketika kami ajukan penangguhan ditolak terus, dengan begitu ssaya selaku kuasa hukum menyedalkan kejadian itu," ucap Bamukmin.

Baca: Begini Penjelasan Lengkap Polri soal Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi di Rutan Mabes Polri

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 10 Februari 2021, Gemini Kurangi Melamun, Taurus Jaga Kesehatan

Ustaz Maaher sempat ditawarkan ke RS

Mabes Polri buka suara terkait meninggalnya Maaher At-Thuwalibi atau Soni Eranata pada Senin (8/2/2021).

Maaher diketahui menjadi tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, perkara Maaher masuk tahap II dan sudah diserahkan ke Kejaksaan.

Dilansir Tribunnews.com, sebelum tahap II, Maaher sempat mengeluh dalam kondisi sakit.

Argo menyampaikan, petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," kata Argo dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).

Argo menerangkan, Maaher melakukan proses pelimpahan tahap II atau barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa.

Profil Ustaz Maaher At-Thuwailib yang masih berseteru dengan Nikita Mirzani. Ia memang terkenal kontroversial dan pernah beseteru dengan Abu Janda
Ustaz Maaher At-Thuwailib meninggal dunia pada senin (8/2/2021) (istimewa)

Baca: Buat Ustaz Maaher Sadar, Siapa Sosok Habib Luthfi bin Yahya? Ulama Kharismatik Asal Pekalongan

Baca: Keinginan Mulia Ustaz Maaher yang Belum Terwujud, Ingin Minta Maaf dan Cium Tangan Habib Luthfi







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved