AFP/SAI AUNG MAIN
Ancaman tersebut direspon oleh Wakil Direktur Asia untuk Human Rights Watch, Phil Robertson.
Ia menyatakan bahwa kudeta sudah menghancurkan demokrasi maupun penegakan hukum.
"Karena itu, sangat konyol jika militer Myanmar mereka punya hak legal untuk memberangus aksi unjuk rasa yang berlangsung damai," pungkasnya.
Baca: Ustaz Maaher At-Thuwailibi Disebut Meninggal karena Penyakit Infeksi TB Usus, Apa Itu?
Baca: Menaker Ida Fauziyah Tegaskan Subsidi Upah Tidak Lanjut, Tak Ada Alokasi BLT Pekerja di APBN 2021
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/Ardi Priyatno Utomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenderal Senior Myanmar Sebut Alasan Mereka Lakukan Kudeta Sudah Benar"
KOMENTAR