Hari Ini dalam Sejarah: Pria Australia Menemukan Bongkah Emas Alami 72 Kg di Bawah Pohon

Bongkah emas ini diberi nama Welcome Stranger menjadi bongkah emas terbesar yang pernah ditemukan.


zoom-inlihat foto
replika-2-welcome-stranger.jpg
Worldkings.org
Replika bongkah emas Welcome Stranger yang ditemukan di Australia

Bongkah emas ini diberi nama Welcome Stranger menjadi bongkah emas terbesar yang pernah ditemukan.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua pria Australia bernama John Deason dan Richard Oates menemukan bongkahan emas seberat 72 kilogram pada 5 Februari 1869 atau tepat 152 tahun silam.

Ditemukan di dekat dasar pohon di Moliagul, Victoria, bongkahan emas ini merupakan yang terbesar sepanjang masa.

Bongkah emas ini diberi nama Welcome Stranger dan pada saat itu dihargai 9.381 pound atau setara $3,4 juta apabila dijual pada hari ini.

Welcome Stranger dilebur, dicetak menjadi batang emas, dan dikirim ke Bank of England.

Sebuah replika Welcome Stranger disimpan di City Museum, Treasury Place, Melbourne.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 Februari: Facebook Diluncurkan, Awalnya Jejaring Sosial Mahasiswa Harvard

Dick Deason, cucu sang penemu bongkah emas, memegang replika Welcome Stranger
Dick Deason, cucu sang penemu bongkah emas, memegang replika Welcome Stranger (Scillonian.com)


Pada 12 Februari 1852 seorang pencari menemukan butiran emas  di lubang air dekat Bathurst, New South Wales, Australia.

Emas yang lebih banyak kemudian ditemukan di wilayah yang saat ini menjadi negara bagian Victoria.

Perisiwa ini menandai kemunculan Demam Emas Australia yang berdampak besar pada identitas nasional Australia.

Pada tahun tersebut, lebih dari 500.000 orang menyerbu ladang emas Australia.

Mayoritas dari mereka adalah orang Inggris, tetapi ada juga yang berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Polandia, dan Tiongkok.[2]

Para pencari emas di Australia abad ke-19
Para pencari emas di Australia abad ke-19 (Wikimedia Commons)

Banyak juga penduduk Australia yang memilih meninggalkan pekerjaan utama mereka agar bisa ikut mencari emas.

Ladang emas utama berada di Gunung Alexander, 60 km dari timur laut Ballarat.

Ladang ini menghasilkan sekitar empat juta ons emas, mayoritas ditemukan pada dua tahun pertama Demam Emas.

Pada tahun 1855 ditemukan bongkahan emas besar seberat 1.008 ons dan dinamakan Mr. Heron.

Datangnya para imigran membuat kota-kota di Victoria berkembang, memunculkan rel kereta api, jalan, perpustakaan, teater, galeri seni, dan pasar saham.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 Februari: Badai Salju Mematikan di Iran Tewaskan 4.000 Penduduk

John Deason dan Richard Oates adalah dua laki-laki yang menghabiskan masa kanak-kanak di Cornwall, Inggris.

Mereka kemudian pindah ke Victoria, berselang beberapa bulan di antara keduanya.

Setelah berkelana selama beberapa waktu, Deason pergi ke Moliagul dan Oates mengikutinya.

Mereka menetap di Bull Guy, sekitar 1,5 mil di selatan Gunung Moliagul.

Setelah menambang emas bersama selama beberapa waktu, Deason dan Oats mereka mengolah lahan di sekitar rumah.

Pada tahun 1869 mereka menemukan bongkahan emas seberat 34 ons di lereng bukit kecil yang berada di rumah mereka.

Namun, ini hanyalah penemuan awal karena mereka akan menemukan yang lebih besar.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 1 Februari 2003: Pesawat Ulang-alik Columbia Meledak, Semua Awak Tewas

Deason dan Oates berfoto bersama keluarganya dan penambang lainnya
Deason dan Oates berfoto bersama keluarganya dan penambang lainnya (Wikimedia Commons)

Pada Jumat, 5 Februari tahun yang sama, Deason terkejut menemukan batu besar yang ternyata adalah bongkahan emas.[4]

Bongkah emas ini ditemukan hanya 3 cm di bawah permukaan tanah, dekat dasar pohon di sebuah lereng yang mengarah ke Bulldog Gully.

Deason menyembunyikan penemuan ini sampai malam, kemudian dia bersama Oates menggalinya.[5]

Pada waktu itu belum ada timbangan yang bisa menimbang bongkah emas besar ini.

Maka, bongkah itu dipecah menjadi tiga bagian oleh seorang pandai besi.

Mereka kemudian membawa bongkah emas ke London Chartered Bank of Australia dan mendapat 9.381 pound atau setara US$3,4 juta saat ini.

Emas itu diberi nama Welcome Stranger, mempunyai berat bersih 72 kg, dan mencatatkan rekor sebagai bongkah emas terbesar yang pernah ditemukan.

Welcome Stranger dilebur, dicetak menjadi batang emas, dan dikirim ke Bank of England.

Sebuah tugu peringatan dibuat pada tahun 1897 untuk mengenang penemuan Welcome Stranger di tempat penemuan.

Sebuah replika Welcome Stranger disimpan di City Museum, Treasury Place, Melbourne.

Replika lain dimiliki oleh keturunan John Deason dan sekarang dipajang di Dunolly Rural Transaction Center.[6]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Bongkah emas 72 kg ditemukan di Australia
Tanggal 5 Februari 1869
   


Sumber :


1. wikivisually.com
2. www.nationalgeographic.org
3. www.visitvictoria.com
4. paperspast.natlib.govt.nz
5. collections.museumvictoria.com.au


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved