Hari Ini dalam Sejarah 3 Februari: Badai Salju Mematikan di Iran Tewaskan 4.000 Penduduk

Badai salju ini merupakan yang paling parah sepanjang masa di dunia.


zoom-inlihat foto
berita-mengenai-badai-salju-di-iran-pada-1972.jpg
Skyandwater.net
Berita mengenai badai salju di Iran tahun 1972

Badai salju ini merupakan yang paling parah sepanjang masa di dunia.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badai salju paling mematikan sepanjang masa mulai melanda Iran pada 3  Februari 1972 atau tepat 49 tahun silam.

Berakhir pada 8 Februai 1972, badai salju ini merenggut sekitar 4.000 nyawa dan melenyapkan 200 desa dari peta.

Bagian barat Iran diperkirakan terkubur salju lebih dari sepekan dan sejumlah penduduk ditemukan tewas membeku..

Keadaan juga diperparah dengan adanya wabah flu mematikan yang melanda pedesaan Iran.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pertempuran Stalingrad Berakhir, Menandai Titik Balik Perang Dunia II

Mobil melaju di atas timbunan salju di Iran
Mobil melaju di atas timbunan salju di Iran (Sutori.com)

  • Kronologi


Pada Februari 1972 hujan turun banyak di barat laut Iran.

Hujan ini pada awalnya adalah badai petir, tetapi berubah menjadi salju karena aliran udara dingin memasuki Iran.

Pergeseran dan perubahan cepat dalam sistem atmosfer adalah hal yang umum.

Banyak presipitasi atmosfer yang dimulai dari hujan, secara bertahap mendingin dan menjadi salju.[2]

Mulai 3 Februari badai salju melanda Iran. Sehari kemudian, tebal salju sudah mencapai 2 meter di barat laut Iran dan lebih dari 8 meter di bagian selatan Iran.

Pada 5 Februari puncak badai salju terjadi dan telah mengubur ratusan desa.

Banyak penduduk yang meninggal karena kedinginan dan kekurangan makanan, air, dan obat-obatan.

Keadaan semakin diperburuk oleh flu mematikan yang sudah muncul sebelum badai terjadi.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 1 Februari 2003: Pesawat Ulang-alik Columbia Meledak, Semua Awak Tewas

  • Penyelamatan


Setelah hampir seminggu turun, salju untuk sementara waktu berhenti pada 9 Februari.

Para tim penyelamat dapat pergi ke desa-desa yang terkena dampak paling parah.

Ketika tim penyelamat sampai di Desa Sheklab, mereka menggali desa itu selama dua hari dan menemukan 18 penduduk yang membeku.

Dari 100 penduduk Sheklab, tidak ada satu pun orang yang masih hidup.

Badai salju datang lagi pada 11 Februari dan memaksa tim penyelamat menghentikan pencariannya.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 30 Januari: Perusahaan Mobil Mazda Didirikan oleh Jujiro Matsuda

Angkatan darat meninggalkan dua ton roti dan kurma di atas timbunan salju, berharap penduduk dapat keluar ke permukaan.

Sedikitnya, 4.000 orang meninggal dalam tragedi badai salju ini.

Mayoritas dari mereka justru adalah penduduk Kota Ardakan di Iran bagian tengah, sebuah wilayah bergurun.[4]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Badai salju mematikan di Iran
Tanggal 3 Februari 1972
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved