Inilah Deretan Kepala Daerah yang Menolak Program 'Jateng di Rumah Saja', Ada Magelang hingga Sragen

Berikut adalah pemimpin daerah yang tidak menerapkan program Jateng di Rumah Saja, ada Walikota Magelang, Bupati Banjarnegara, dan Bupati Sragen


zoom-inlihat foto
dok-humas-pemkot-magelangkompascomfadlan-mukhtar-zaintribunjatengcommahfira.jpg
KOLASE Dok Humas Pemkot Magelang/KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN/TribunJateng.com/Mahfira
Inilah pemimpin daerah yang tidak ikut menerapkan jateng di Rumah Saja


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah deretan kepala daerah yang 'menolak' gerakan "Jateng di Rumah Saja", ada Magelang hingga Kabupaten Sragen.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mencanangkan program gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Februari 2021.

Namun kebijakan ini tidak sepenuhnya mendapatkan sambutan.

Ada beberapa kepala daerah yang 'menolak' atau kurang setuju dengan program tersebut.

Lantas siapa saja mereka?

Berikut adalah kepala daerah yang menolak program "Jateng di Rumah Saja":

1. Sigit Widyonindito, Wali Kota Magelang

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, memberikan sambutan acara pengukuhan Forum Corporate Social Responsibility (CSR), Rabu (4/3/2020) di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, memberikan sambutan acara pengukuhan Forum Corporate Social Responsibility (CSR), Rabu (4/3/2020) di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang (Dok Humas Pemkot Magelang Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Wali Kota Magelang Merasa Berat Bila Harus Pindah Kantor, https://jogja.tribunnews.com/2020/07/06/wali-kota-magelang-merasa-berat-bila-harus-pindah-kantor. Penulis: )

Sigit Widyonindito mengklaim tidak akan sepenuhnya melaksanakan program Jateng di Rumah Saja.

Hal ini disampaikan Sigit setelah meresmikan kegiatan pembangunan tahun 2019/2020 di Kantor DPUPR Kota Magelang, Rabu (3/2/2021).

“Kita dukung itu, karena niatnya Pak Gubernur bagus. Tapi, kita menerjemahkannya tidak saklek seperti instruksi beliau. Kita kaji dulu, kita sesuaikan dengan kondisi di Kota Magelang,” kata Sigit.





Halaman
1234
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved