Kabar Gembira dan Buruk Soal Gaji Pekerja di 2021, dari Insentif Pajak hingga Subsidi Upah

Kuartal awal tahun 2021 ini diwarnai beberapa kabar terkait penghasilan para pekerja. Ada kabar menggembirakan, namun ada pula kabar buruk


zoom-inlihat foto
gajian-boss.jpg
boganinews
Ilustrasi gaji


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar gembira dan kabar buruk soal gaji karyawan untuk tahun 2021.

Kuartal awal tahun 2021 ini diwarnai beberapa kabar terkait penghasilan para pekerja.

Ada kabar menggembirakan, namun ada pula kabar buruk.

Kabar baiknya, kebijakan insentif pajak berupa pembebasan pajak karyawan akan dilanjutkan pada tahun 2021 ini.

Dengan demikian, gaji yang diterima para pekerja bisa bertambah karena tidak dipotong pajak.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021, terutama untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Ia menguraikan, pembebasan pajak karyawan atau pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 menggunakan mekanisme ditanggung pemerintah (DTP).

Pembebasan pajak tersebut berlaku bagi pegawai dengan penghasilan bruto di bawah Rp 200 juta per tahun sesuai klasifikasi, sebagaimana diatur di Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Tujuannya mendorong daya beli, memenuhi impor bahan baku produksi untuk sektor yang masih terdampak pandemi Covid-19, membantu arus kas perusahaan agar kembali melakukan aktivitas usaha,” terang Sri Mulyani dikutip dari Kontan, Rabu (3/2/2021).

"Untuk kebijakan insentif fiskal, kami akan dorong pertumbuhan ekonomi dan kegiatan dunia usaha dengan memberikan insentif perpajakan untuk memperbaiki dan dukung peningkatan iklim investasi kondusif," kata dia lagi.





Halaman
123
Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved