Siswi SMA Buat Video Sebut Covid-19 Bohong, Orang Tua Pasrah saat Anaknya Dibawa Polisi

Anaknya dijemput polisi di rumahnya setelah unggah video tentang Covid-19 di Indonesia, orang tua siswi SMA di Kupang mengaku pasrah.


zoom-inlihat foto
masyarakat-dengan-tingkat-pendidikan-dan-penghasilan-rendah-rentan-sebar-hoaks.jpg
Pixabay
Ilustrasi penyebaran hoaks


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Orang tua siswi SMA asal Kupang yang membuat video viral soal Covid-19 hoaks mengaku pasrah.

Siswa SMA berinisial GSDS (19) ditangkap polisi pada Minggu (31/1/2021).

GSDS diketahui membuat video berisi hujatan terhadap pemerintah dan tenaga medis.

Ia mengatakan jika pemerintah dan tenaga media bodoh soal penanganan Covid-19.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan jika pandemi yang terjadi di Indonesia ialah bohongan belaka.

Di akhir videonya, ia bahkan meminta warganet mengikutinya untuk membakar masker.

Video milik siswi SMA itu kemudian viral hingga akhirnya ia dimintai pertanggungjawaban.

Saat polisi datang ke rumah, orang tunya mengaku pasrah.

Mereka hanya bisa menurut ketika anaknya dibawa ke Mapolda NTT.

Video GSDS saat membakar masker di Panti Tuna Netra Hitbia, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT
Video GSDS saat membakar masker di Panti Tuna Netra Hitbia, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT (ISTIMEWA)

Saat diperiksa polisi, GSDS mengaku membuat video bernada ujaran kebencian itu setelah melihat unggahan temannya di WhatsApp.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved