Muslim Ban: Bagaimana Kebijakan Donald Trump Masa Lalu Kini Merusak Amerika

Satu kebijakan Trump yang paling kejam adalah memisahkan ibu dan anak imigran yang tertangkap di perbatasan. 


zoom-inlihat foto
muslim-ban-004.jpg
JOHN MOORE / GETTY IMAGES/ AFP
Salah satu kebijakan Donald Trump yang paling kejam adalah memisahkan ibu dan anak imigran gelap seperti yang tampak dalam file foto 11 Juni 2018, saat seorang ibu pencari suaka Honduras yang sedang digeledah dan putrinya berusia dua tahun menangis di bawahnya, di dekat perbatasan AS-Meksiko di McAllen, Texas. Kebijakan kejam Trump memisahkan ibu dan anak ini dan kini Ibu negara AS Jill Biden berusaha menyatukan kembali keluarga yang terpecah oleh kebijakan imigrasi garis keras Trump. Kebijakan Trump lainnya yang kontroversial adalah 'Muslim ban'.


Dengan setiap aplikasi visa yang dibatalkan atau ditunda di bawah Trump, ribuan nyawa dilemparkan ke dalam kekacauan, harapan pupus, dan impian untuk kehidupan yang lebih baik berakhir.

Biden mungkin mencoba untuk mengatur sebagian dari itu dengan benar, tetapi warisan Trump tentang AS yang tidak ramah mungkin terbukti bertahan.

Hanya 55 persen orang Amerika yang mendukung keputusan Biden untuk mencabut larangan tersebut, menurut jajak pendapat ABC-Ipsos.

Itu adalah mayoritas tipis dan mengungkapkan banyak hal tentang negara yang telah ditinggalkan Trump.

Ini telah menunjukkan sisi AS yang telah lama tersembunyi yang mungkin menghalangi banyak orang di negara lain untuk melihatnya sebagai obat mujarab untuk masalah mereka.

"Trump telah pergi tetapi banyak orang Amerika masih melihat Islam dan orang-orang Islam dengan cara tertentu yang salah". (ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)

Ahmad, seorang pria Lebanon, telah bergulat dengan krisis ekonomi yang parah dan jet Israel terbang di atas hampir setiap hari, ancaman konstan bagi kehidupan anak-anaknya.

Dia mengatakan dia ingin pergi ke AS untuk mencari perdamaian dan kemakmuran, tetapi tidak lebih.

"Trump telah pergi tetapi banyak orang Amerika masih melihat Islam dan orang-orang Islam dengan cara tertentu yang salah," kata Ahmad.

"Kami tahu Biden tidak seperti Trump, tetapi siapapun pemimpinnya, Amerika bersikap rasis terhadap kami dan itu tertanam kuat."

(tribunnewswiki.com/hr)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved