Balita Usia 2 Tahun Tewas Sendirian karena Kedinginan setelah Ditinggalkan Orang Tuanya di Hutan

Bisa dibayangkan bagaimana seorang balita usia dua tahun sendirian di tengah hutan dalam cuaca yang membekukan.


zoom-inlihat foto
balita-di-hutan-004.jpg
SHUTTERSTOCK/Sergey Slabzheninov
Seorang balita berusia dua tahun tewas sendirian mengenaskan di hutan setelah ditinggalkan orang tuanya yang bertengkar. Balita malang itu diyakini tewas karena mengalami hipotermia. Foto sekadar ilustrasi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang balita perempuan berusia dua tahun meninggal dunia sendirian di hutan setelah ibu dan ayah bertengkar dan mereka meninggalkannya di tengah hutan.

Gadis berusia dua tahun dan saudara laki-lakinya ditinggalkan di hutan dekat Danau di Mississippi, AS setelah orangtuanya Amy dan James Harrison bertengkar, menurut laporan media setempat.

Balita malang itu meninggal sendirian di hutan setelah ditinggalkan, kata polisi.

Dia diperkirakan meninggal karena hipotermia (kedinginan) setelah dibuang di Mississippi, AS, setelah pertengkaran orang tuanya, dikutip Daily Star, Jumat (29/1/2021).

Bisa dibayangkan bagaimana seorang balita usia dua tahun sendirian di tengah hutan dalam cuaca yang membekukan.

Polisi masih melakukan perburuan terhadap James Harrison, ayah tak bertanggung jawab tersebut, menurut media lokal.

Ibunya, Amy Harrison, dari Salisbury, North Carolina, dikatakan telah berdebat dengannya atas dugaan penggunaan narkoba, Kamis (28/1/2021).

Baca: Dua Anak Balita Diduga jadi Korban Pembunuhan Sang Ibu, Pemeriksaan Kejiwaan Dilakukan pada Pelaku

Pasangan James Harrison dan Amy Harrison, yang dituduh menelantarkan dua anaknya dan balitanya kemudian tewas di hutan karena hiportemua. James masih dalam pengejaran polisi sementara Amy sudah ditahan.
Pasangan James Harrison dan Amy Harrison, yang dituduh menelantarkan dua anaknya dan balitanya kemudian tewas di hutan karena hiportemua. James masih dalam pengejaran polisi sementara Amy sudah ditahan. (Scott County Sheriff's Office)

Keributan itu dilaporkan membuat sang ibu melompat keluar dari mobil di sebuah pompa bensin dan memanggil teman-temannya untuk menjemputnya.

Sementara itu, sang bapak pergi dengan anak balitanya yang tidak disebutkan namanya dan saudara laki-lakinya yang berusia tujuh tahun masih di dalam truk.

James kemudian meninggalkan kendaraan dengan dua anak kecilnya yang masih berada di dalam hutan dekat kota Lake, Mississippi, kata polisi.

Baca: Rekaman CCTV Memilukan, Balita Ditinggal Sendiri di Luar Rumah, Panggil Papa Mama via Kamera CCTV

Kakak beradik malang itu dilaporkan meninggalkan truk tapi kemudian terpisah di tengah hutan satu sama lain.

Kakak laki-laki 7 tahun itu akhirnya menemukan seorang pemburu di hutan dan meminta bantuan, yang memicu perburuan polisi untuk mencari adiknya.

Polisi menemukan truk ditemukan di hutan di pinggir jalan namun balita dua tahun sudah tidak ada.

Petugas dan orang-orang yang membantu pencarian memutuskan menggeledah area tersebut dan menemukan tubuh balita malang tersebut.

Baca: Viral Ibu Kandung Tega Aniaya Anak, Rendam Kepala Balita Dalam Ember Berisi Air hingga Menangis

Pihak berwenang percaya gadis kecil itu meninggal karena hipotermia, meskipun autopsi akan menentukan penyebab kematian resmi.

Amy Harrison menghubungi polisi pada hari Jumat untuk mengatakan dia belum mendengar kabar dari suaminya, yang merupakan ayah dari balita tersebut dan ayah tiri dari anak laki-laki tersebut, lapor media AS.

Anak laki-laki berusia tujuh tahun itu sekarang berada dalam perlindungan pihak berwenang.

James Harrison adalah penderita diabetes tipe satu dan tidak memiliki obatnya, lapor WSOC.

Dia terakhir terlihat pada hari Jumat dalam keadaan delusi meminta bantuan untuk menemukan pacarnya.

Sheriff Scott County Mike Lee berkata: “Kondisi mentalnya, dia tidak membuat keputusan yang baik.





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved