Opsi Vaksinasi Mandiri Kian Menguat, Presiden Jokowi Berikan Tanggapan

Opsi vaksinasi mandiri kian menguat, pemerintah akhirnya merespon baik hal tersebut.


zoom-inlihat foto
presiden-jokowi-menjadi-pertama-yang-disuntik-vaksin-covid-19-rabu-1312020.jpg
Biro Pers Sekretariat Presiden - Laily Rachev
Ilustrasi Jokowi merespon perihal adanya opsi vaksinasi mandiri.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Vaksinasi mandiri Covid-19 yang dinlai dapat mempercepat target herd immunity semakin ramai dibicarakan.

Dalam rapat kerja antara Menteri Kesehatan dengan Komisi IX di DPR, wacana vaksinasi mandiri ini pertama kali muncul.

vaksinasi digadang-gadang dilakukan secara masif oleh dua pihak sekaligus, yakni pemerintah kepada masyarakat dan korporasi kepada karyawannya.

Baca: Mutasi Corona Asal Inggris yang Lebih Menular Diduga Sudah Masuk ke Indonesia

Saat itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, pemerintah membuka opsi vaksinasi Covid-19 mandiri.

Namun, vaksinasi tersebut bukan perorangan, melainkan melalui perusahaan untuk para karyawannya.

"Bolehnya untuk korporasi. Jadi dengan syarat satu, korporasi mau beli, dengan syarat semua karyawan mesti dikasih," ka Budi.

Budi menuturkan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Kamis (14/1/2021). 

Ilustrasi vaksinasi mandiri
Ilustrasi vaksinasi mandiri (AFP VIA GETTY IMAGES)

Baca: Beredar Teori Penyuntikan Vaksin Jokowi Gagal, Profesor Zubairi Jelaskan Lewat Utas Twitter

Perusahaan diizinkan membeli vaksin sendiri dengan prodsen vaksin Covid-19.

Adapun syaratnya yakni vaksin Covid-19 yang dibeli harus sesuai standar WHO.

Serta data penerima vaksin pun harus diserahkan ke pemerintah, sehingga tidak ada











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved