Hari Ini dalam Sejarah 21 Januari 1793: Raja Louis XVI Dieksekusi di Tengah Kecamuk Revolusi Prancis

Louis XVI dieksekusi menggunakan guillotine di alun-alun Place de la Revolution.


zoom-inlihat foto
Raja-Louis-XVI-dieksekusi.jpg
Wikimedia Commons
Raja Louis XVI dieksekusi pada 21 Januari 1793.

Louis XVI dieksekusi menggunakan guillotine di alun-alun Place de la Revolution.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Raja Prancis Louis XVI dihukum mati dengan guillotine pada 21 Januari 1793 atau tepat 228 tahun silam.

Eksekusi terhadap Louis XVI dilaksanakan sehari setelah dia dinyatakan bersalah karena berkonspirasi dengan kekuasaan asing.

Menggunakan guillotine, eksekusi Louis XVI dijalankan di alun-alun Place de la Revolution di Paris.

Istri Louis XVI, Marie Antoinette, atau dikenal sebagai Nyonya Defisit, juga dieksekusi, tetapi dilakukan pada 16 Oktober tahun yang sama.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 20 Januari 1841: China Menyerahkan Hong Kong kepada Inggris

Raja Prancis Louis XVI
Raja Prancis Louis XVI (Wikimedia Commons)

  • Naik takhta


Louis XVI lahir di Versailles tanggal 23 Agustus 1754 sebagai putra tertua raja Louis dan istrinya, Josepha dari Saxony.

Dia menjadi pewaris takhta setelah ayahnya wafat tahun 1765. Louis menikahi Marie Antoinette, putri Kaisar Romawi Suci Francis I.

Louis mulai berkuasa sebagai raja tahun 1774. Saat itu dia masih belum dewasa dan kurang percaya diri.

Dia raja yang kurang cakap. Persetujuannya mengenai dukungan militer dan keuangan Prancis terhadap koloni Amerika membuat pemerintahannya di ambang kebangkrutan.

Pada pertengahan tahun 1780-an Louis terpaksa mendukung reformasi keuangan radikal yang tidak disukai para bangsawan dan rakyat kebanyakan.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 19 Januari: Charles Wilkes Mengklaim Antartika Timur Milik Amerika Serikat

  • Revolusi dimulai


Pada 14 Juli 1789 kerusuhan terjadi di Paris dan ada penyerbuan ke Penjara Bastille untuk menunjukkan pembangkangan rakyat terhadap raja.

Awalnya, dia terlihat bisa menenangkan massa dengan mengatakan akan memenuhi permintaan mereka.

Namun, dia menerima nasihat buruk dari para bangsawan garis keras dan istrinya, Marie Antoinette.

Louis berbicara tentang reformasi, tetapi menolak permintaan mereka. Keluarga kerajaan kemudian terpaksa pindah dari Versailles ke Paris pada 6 Oktober 1789.

Dia mengabaikan saran dari penasihatnya dan menolak melepaskan tanggung jawabnya sebagai Raja Prancis.

Pada Juni 1791 dia dan istrinya berusaha melarikan diri ke perbatasan timur. Namun, dia dan keluarganya dibawa kembali ke Prancis, dan dia kehilangan kredibilitasnya sebagai seorang penguasa.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 18 Januari 1778: James Cook Jadi Orang Eropa Pertama yang Mencapai Hawaii

Pada September 1791 Louis XVI setuju untuk mengesahkan konstitusi baru yang disusun oleh Majelis Nasional Konstituante agar dirinya tetap memiliki kekuasaan, setidaknya secara simbolis.

Namun, pada musim panas 1792, Prancis berperang dengan Austria dan Prusia, dan pemimipin Jacobin yang radikal bernama Robespierre meminta raja disingkirkan.

Setelah pembantaian mengerikan di Paris bulan September, Konvensi Nasional membubarkan monarki dan menyatakan berdirinya Republik Prancis. Raja dan ratu kemudian ditahan.[4]

  • Eksekusi


Pada November 1792 Louis XVI terbukti telah melakukan perjanjian rahasia dan intrik kontrarevolusi.

Dia dan keluarganya didakwa melakukan pengkhianatan. Louis dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati oleh Majelis Nasional.

Louis dieksekusi dengan guillotine di alun-alun Place de la Révolution pada 21 Januari 1793.

Istirnya mengalami nasib yang sama, sembilan bulan kemudian, pada 16 Oktober 1793.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 16 Januari: Perang Teluk Persia Dimulai, Pasukan Koalisi Menyerang Irak

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Raja Louis XVI dieksekusi
Tanggal 21 Januari 1793
   


Sumber :


1. www.history.com
2. www.britannica.com
3. www.biography.com


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved