Nasib Apes Wanita Thailand, Dituduh Menghina Keluarga Kerajaan dan Dijatuhi Hukuman 43 Tahun Penjara

Wanita di Tahiland ini alami nasib apes, dituduh menghina kelyuarga kerajaan dan dijatuhi hukuman 43 tahun penjara


zoom-inlihat foto
Jack-TAYLORJack-TAYLORJack-TAYLOR.jpg
Jack TAYLOR AFP / File
Seorang perempuan yang ikut turun memprotes pasal 112 dari hukum pidana Thailand, yang berhubungan dengan lese majeste di Victory Monument di Bangkok pada 16 Januari


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nasib apes dialami oleh seorang wanita Thailand yang dituduh menghina kerajaan.

Tuduhan tersebut mengakibatkan dirinya harus mendekam di penjara hingga lebih dari 43 tahun pada Selasa (19/1/2021).

Dilansir dari AFP, Selasa (19/1/2021), sebuah kelompok hak hukum mengatakan hukuman itu terberat yang pernah dijatuhkan di bawah undang-undang lese majeste yang ketat di negara itu tersebut.

Sebelumnya, hukuman terlama di bawah hukum lese majeste yakni 35 tahun.

Hukuman tersebut dijatuhkan pada seorang pria di tahun 2017.

Sebagai informasi, menghapus hukum lese majeste merupakan satu tuntutan utama dari gerakan protes yang dipimpin pemuda.

Saat Thailand meningkatkan penggunaan undang-undang kontroversialnya pada pengunjuk rasa pro-demokrasi, yang tuntutannya mencakup reformasi monarki yang sangat kuat saat itulah putusan tersebut diambil.

Regulasi itu dipakai guna melindungi keluarga kerajaan.

Ratu Suthida menggandeng tangan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan saat melambaikan tangan ke para pendukung royalis yang berkerumun di depan Grand Palace, Bangkok, Jumat 23 Oktober 2020. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Ratu Suthida menggandeng tangan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan saat melambaikan tangan ke para pendukung royalis yang berkerumun di depan Grand Palace, Bangkok, Jumat 23 Oktober 2020. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP) (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)


Mulai dari pencemaran nama baik, penghinaan atau ancaman.

Pasal 112 dari hukum pidana secara rutin ditafsirkan untuk memasukkan kritik apapun terhadap monarki.





Halaman
1234
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved