Soal Pernyataan Komnas HAM, Kuasa Hukum FPI: Masa Menyimpulkan Voice Note Laskar Ketawa-Ketawa

Kecewa dan heran soal pernyataan Komnas HAM, pengacara FPI yakin situasi saat penembakan laskar FPI mencekam dan tak ada yang tertawa-tawa.


zoom-inlihat foto
ketua-komnas-ham-ahmad-taufan-damanik.jpg
Kompas
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik seusai sebuah diskusi di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengacara Front Pembela Islam ( FPI) Hariadi Nasution mengaku heran dengan kesimpulan yang diambil Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) atas peristiwa bentrokan antara polisi dan laskar FPI.

Hariadi kecewa soal kesimpulan Komnas HAM yang mengatkan laskar tertawa-tertawa saat sedang bentrok dengan polisi.

Ia pun bertanya-tanya soal perkataan Komnas HAM yang mengatakan kejadian tersebut tidak mencekam.

Pasalnya kesimpulan tersebut didapatkan dari rekaman suara atau voice note.

“Kenapa dengan voice note saja dia bisa menyimpulkan suasana itu enggak tegang, enggak mencekam? Jadi enggak ada yang meninggal dong?"

“Itu kan kejadiannya pagi menjelang subuh ya, kalau posisi tegang, apalagi statusnya laskar, dia tetap santai, tetap enjoy, ya karena mereka juga tahu, dia di dalam posisi menjaga ulama,” kata Hariadi kepada Kompas.com, Senin (18/1/2021).

Hariadi pun menilai jika pada saat bentrok terjadi, pasti suasananya tegang dan tak ada yang tertawa-tawa.

Pasti keadaan juga mencekam karena laskar dalam posisi terdesak.

Baca: Pengacara Komentari Pernyataan Komnas HAM yang Sebut Ada Anggota FPI Tertawa Saat Bentrok

Baca: Komnas HAM Sebut Laskar FPI Nikmati Bentrok Lawan Polisi, Ada yang Tertawa Sebelum Ditembak

Mencekam lah itu sudah pasti, berapa peluru ke dalam tubuh setiap mantan laskar itu coba,” ucap dia.

Hariadi lantas menyayangkan pernyataaan ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik yang menyimpulkan hanya berdasarkan rekaman suara bukan berdasarkan fakta di lapangan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved