Pesawat Tempur Israel Hujani Palestina dengan Serangan Udara, Klaim Diserang Roket Lebih Dulu

Serangan ke Palestina ini hanya berselang hari setelah Israel serbu wilayah Suriah, Rabu (13/1/2021) lalu


zoom-inlihat foto
serangan-roket-di-jalur-gaza-345646.jpg
SAID KHATIB / AFP
FOTO ILUSTRASI Serangan Udara Israel: Kobaran api terlihat menyusul serangan udara tentara Israel di kota Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan, pada awal 22 November 2020, merespons serangan roket yang ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza pada Sabtu 21 November malam, lapor militer Israel.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Israel mengkonfirmasi serangan udara ke Jalur Gaza, Palestina.

Pesawat tempur Israel menghujani sasaran militer milik Hamas, kata pihak berwenang dikutip PressTV pada Senin (18/1/2021).

Aksi ini hanya berselang hitungan hari sejak mereka menyerang Suriah, Rabu (13/1/2021) lalu.

Israel menyebut serangan itu dilakukan sebagai aksi balasan atas serangan roket yang diluncurkan dari Gaza ke pantai di dekat kota Ashdod.

Sumber militer Israel mengatakan roket telah mendarat di Laut Mediterania.

Terpisah, Pusat Informasi Palestina menyebut sebuah pesawat Israel menembakkan dua roket ke satu posisi serta lahan pertanian di timur kota Rafah di Gaza selatan.

Tak ada korban dalam serangan ini, hanya mengakibatkan kerusakan material.

Menurut laporan itu, jet tempur Israel lainnya menembakkan dua roket ke posisi timur kota Khan Yunis.

Israel kerap melakukan serangan seperti ini.

Dalih yang mereka gunakan sama, yakni menuduh Palestina melakukan serangan roket.

Serangan September 2020

Asap dan api terlihat setelah serangan udara Israel di kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 16 September 2020. Israel mengebom situs-situs di Jalur Gaza Rabu pagi, kata sumber keamanan Palestina, setelah tembakan roket dari wilayah yang dikuasai Hamas ke Israel malam sebelumnya.
Serangan balasan terjadi pagi hari setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani kesepakatan penting di Washington untuk menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu.
Asap dan api terlihat setelah serangan udara Israel di kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 16 September 2020. Israel mengebom situs-situs di Jalur Gaza Rabu pagi, kata sumber keamanan Palestina, setelah tembakan roket dari wilayah yang dikuasai Hamas ke Israel malam sebelumnya. Serangan balasan terjadi pagi hari setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani kesepakatan penting di Washington untuk menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu. (KATA KHATIB / AFP)

Baca: PM Palestina di Tepi Barat Umumkan Lockdown Parsial 2 Minggu: Jam Malam Mulai Pukul 7

Satu di antara kejadian serupa terjadi pada September 2020.

Kala itu Israel membalas serangan roket Palestina pada Rabu waktu setempat (16/9/2020).

Sebelumnya, dua roket meluncur dari Gaza ke Israel, sebagai bentuk aksi protes normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel, Selasa malam (15/9/2020).

Satu di antara roket tersebut bisa dihancurkan sistem pertahanan Iron Dome.

Roket lainnya jatuh di pesisir Ashdod.

Dinas darurat setempat menyatakan dua orang sipil terluka akibat roket itu, seperti diberitakan Kompas.com.

Menyusul serangan tersebut, jet tempur Israel langsung melakukan serangan pada bangunan milik Hamas.

Hingga berita ini ditulis, sebenarnya belum ada faksi yang mengatakan bertanggung jawab.

Akan tetapi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bersikeras Hamas yang bertanggung jawab atas dua roket itu.

FOTO Ilustrasi: Tiga orang pria terlihat berada di sekitar gemuruh hitam asap dan kobaran api. Seorang pria nampak membawa bendera Palestina yang telah robek, sementara satu orang terlihat menunduk, sedangkan pria yang berdiri terlihat melemparkan sesuatu ke balik pekatnya asap
FOTO Ilustrasi: Tiga orang pria terlihat berada di sekitar gemuruh hitam asap dan kobaran api. Seorang pria nampak membawa bendera Palestina yang telah robek, sementara satu orang terlihat menunduk, sedangkan pria yang berdiri terlihat melemparkan sesuatu ke balik pekatnya asap (Pixabay - hosny_salah / 9 foto)

Baca: Merasa Ditikam Negara-negara Arab, Hamas dan Fatah Bersatu Pimpin Rakyat Palestina Lawan Israel







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved