#Bali Jadi Trending Topik, Warganet Geram Soal Bule Buat Buku Ajak WNA Hidup Murah di Bali

Twitter digegerkan utas seorang WNA yang sebarkan buku seharga Rp 400 ribu untuk para bule yang ingin menetap ke Bali secara ilegal pakai visa turis.


zoom-inlihat foto
viral-tagar-bali-di-twitter-soal-bule-ajak-wna-datang-ke-bali-di-tengah-pandemi.jpg
Twitter/gastricslut
Tagar Bali menjadi trending topik di Twitter sejak Minggu (17/1/2021) karena ada bule ajak WNA ramai-ramai datang dan menetap ke Bali di tengah pandemi covid-19 tanpa harus membayar pajak.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - #Bali menjadi trending topik di Twitter hingga Senin (18/1/2021) siang.

Tagar tersebut ramai dicuitkan oleh warganet Indonesia setelah munculnya sebuah utas yang dibuat oleh WNA asal Amerika.

WNA berinisial KG tersebut membuat utas di Twitter soal dirinya bisa tinggal di Bali setelah memutuskan pergi dari Amerika.

KG pindah ke Bali bersama pacarnya, yang juga perempuan, untuk mencari kedamaian.

Dari utas yang ditulisnya, ia menyertakan kalimat yang menandakan jika 'para turis' bisa hidup enak di Bali meskipun mereka adalah orang miskin di negaranya.

Dalam cuitan itu, KG mengisahkan pengalamannya menuju Bali setelah kehilangan pekerjaan pada 2019.

Ia kemudian datang ke Bali bersama pacarnya menggunakan visa turis.

Awalnya, mereka mencoba tinggal selama enam bulan di Bali dan menghasilkan uang sebagai desainer grafis.

Namun Covid-19 membuat mereka tertahan di Bali hingga akhirnya mereka menetap selama 1 tahun.

Dari sinilah masalah dimulai, warganet yang mengetahui utas KG kemudian menanyakan soal visa yang dimilikinya.

KG pun bahkan membuat sebuah e-book yang dimana ia menuliskan tips hidup di Bali sebagai turis.

Buku digital yang dibuatnya itu dihargai sekitar Rp 400 ribu.

Permasalahan pun mulai memanas saat seorang warganet menyerang KG dengan mengatakan ia berarti sengaja mengajari para 'bule' untuk datang sebagai WNA ilegal.

Baca: Cekcok dengan Satpol PP, Video WNA di Bali Ngotot Masih Ingin Belanja Padahal Toko Sudah Tutup Viral

Baca: Terjaring Satpol PP karena Tak Pakai Masker, WNA di Bali: Tahu Apa Kamu soal Pandemi?

Pasalnya, KG dan pacarnya datang ke Bali tidak menggunakan visa pekerja, melainkan visa turis.

Salah seorang warganet pun bertanya apakah KG dan pacarnya membayar pajak karena telah tinggal lama di Bali.

Pacar KG pun menjawab mengapa ia harus membayar pajak, karena ia menghasilnya dollar bukan rupiah.

"Why whould i have to pay taxes if i never made IRD? I pay American taxes for making USD?"

"Kenapa aku harus membayar pajak (Indonesia) kalau aku tidak pernah menghasilkan rupiah? aku membayar pajak Amerika karena aku menghasilkan dollar," tulis KG dalam Twitternya yang kini telah hilang.

Warganet pun langsung berbondong-bondong datang ke akun KG dan mengatakan jika dirinya salah.

KG dinilai telah mengajari cara masuk dan hidup secara ilegal di Bali menggunakan visa turis di tengah Covid-19.

Pasalnya dalam buku berjudul 'Our Bali Life is Yours' ia mengatakan akan menunjukkan jalan masuk Bali dengan mudah di tengah Covid-19.

Ia bahkan akan mengenalkan agensi travel yang dikenalnya agar bisa menikmati hidup enak di Bali seperti dirinya.

"Kami memasukan link langsung kepada agen visa kami dan caranya untuk datang ke Indonesia di saat pandemi Covid-19.”

Dalam utasnya memperkenalkan buku tersebut, warganet menilai adanya upaya Gentrifikasi.

Baca: Viral Foto Penumpang WNA Berdesakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Faktanya

Baca: Biaya Karantina dan Perawatan Covid WNA yang Masuk ke Indonesia Tak Ditanggung Pemerintah

"Pulau ini (Bali) luar biasa karena bisa mengakomodasi gaya hidup mewah kami dengan harga yang lebih murah,”

"Saya membayar 1.300 dolar Amerika (Rp18,3 juta) untuk sebuah studio. Sedangkan di sini saya bisa mendapatkan rumah dengan biaya 400 dolar (Rp5,6 juta),"

Warganet pun terus mengeruduk akun KG hingga membuat akun twitter WNA dan pacarnya menghilang.

Namun tak sampai di situ, KG yang merasa disudutkan kemudian mencoba menjadi korban dan mengatakan jika para WNI rasis.

Ia menuliskan di Instagram Storynya jika warga Indonesia tak menyukai dirinya tinggal di Bali karena ia berkulit hitam.

Baca: Inilah Sosok Pencetus Omnibus Law yang Tuai Protes Masyarakat, Kembali Usulkan WNA Bisa Punya Rusun

Baca: Berkat UU Cipta Kerja, WNA Boleh Punya Apartemen di Indonesia

Padahal yang dipermasalahkan oleh warganet adalah tanggung jawab dirinya soal buku yang ditulisnya.

Pasalnya sejak dicuitkannya utas soal Bali, banyak WNA miskin yang dinilai akan mengikuti cara KG masuk ke Indonesia.

Yakni dengan menggunakan visa turis dan akan tinggal di Bali dalam waktu yang lama namun tak membayar pajak seperti warga lokal.

#Bali pun terus mencuat dengan warganet yang mencolek Dirjen Pajak, Menparekraf, dan Keimigrasian.

Kemudian pada Senin (18/1/2021), seorang warganet mengataan jika bagian Imigrasi telah merespon soal KG.

"Laporan ke @ditjen_imigrasi tembus di rspond admin. Smg jika mmg perlu penertiban, akan ditindak sesuai. Bkn diskriminasi, tapi penegakan hukum," tulis seorang warganet di Twitter.

(TribunnewsWiki.com/Restu)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved