Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Dimulai Hari Ini, Penolak Vaksin Bisa Didenda Maksimal Rp 100 Juta

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan penerima SMS vaksinasi dari Kemenkes wajib melakukan vaksinasi.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-produksi-china-sinovac-biotech-2.jpg
AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dimulai pada Rabu, (13/1/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Program vaksin Covid-19 di tanah air dimulai pada hari ini, Rabu (13/1/2021).

Warga negara yang menerima sms pemberitahuan penyuntikan vaksin wajib patuh.

Mereka yang menolak vaksinasi Covid-19 bisa dihukum penjara atau didenda maksimal Rp100 juta.

Pada tahap pertama ini, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga medis, pejabat publik hingga tokoh agama. 

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Prof Edward OS Hiariej mengatakn, mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan atau menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan bisa dipidana.

"Yakni penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 100 juta," ungkap Wamenkum dalam 'Webinar Nasional: Kajian Hukum, Kewajiban Warga Negara Mengikuti Vaksinasi' yang diselenggaran PB IDI, Senin (11/1).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengatakan setiap penerima SMS vaksinasi dari Kemenkes, hukumnya wajib melakukan vaksinasi.

Baca: Berbeda dari Tahap Sebelumnya, Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap Ketiga Berupa Bahan Baku

Ilustrasi vaksin virus corona
Ilustrasi vaksin virus corona (Fresh Daily)

Lebih lanjut Wamenkum menjelaskan dalam  UU Kekarantinaan Kesehatan tersebut, ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan warga negara ketika masa wabah, salah satunya mengikuti vaksinasi.

"Ketika kita mengatakan vaksinasi ini kewajiban maka secara mekanisme maka jika ada warga negara tidak mau divaksin bisa kena sanksi pidana. Bisa denda, bisa penjara, bisa juga kedua-duanya," tuturnya.

Sanksi lain dalam UU tersebut juga mengancam seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, pengambilan paksa jenazah COVID-19, lalu menghalangi pemakaman jenazah COVID-19, termasuk di dalamnya orang yang menolak untuk dilakukan vaksin terhadap dirinya.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved