Janji Perluas Hubungan Luar Negeri, Kim Jong Un Bahas Pembaruan Hubungan dengan Korea Selatan

Kim Jong Un bahas pembaruan hubungan dengan Korea Selatan di Kongres Kedelapan Partai Buruh, pada Kamis (7/1/2021).


zoom-inlihat foto
pemimpin-korea-utara-kim-jong-un-membaca-surat-pribadi-dari-presiden-as-donald-trump.jpg
KCNA VIA KNS / AFP
(ILUSTRASI) Gambar file tak bertanggal ini dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 23 Juni 2019 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membaca surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump di lokasi yang tidak diketahui. Kim Jong Un mengatakan hubungannya dengan Donald Trump seperti "film fantasi", menurut penerbit buku baru tentang presiden AS yang akan mengungkap 25 surat pribadi yang dipertukarkan antara kedua pemimpin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan dirinya sedang mencari cara baru untuk memperbaiki dan memperbarui hubungan dengan Korea Selatan.

Ia berjanji akan memperluas hubungan luar negeri.

Pernyataan Kim Jong Un tersebut diwartakan oleh media resmi Pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Jumat (8/1/2021) sebagaimana dilansir dari Reuters.

Kim Jong Un menyampaikan hal tersebut ketika menggelar Kongres Partai Buruh kurang dari dua pekan sebelum Presiden AS terpilih Joe Biden menjabat.

Baca: Kim Jong Un Diklaim Punya Kemampuan Tak Lazim, Mampu Tunggangi Kuda Liar di Usia 6 Tahun

Kongres Kedelapan Partai Buruh berlangsung di tengah kemacetan negosiasi yang bertujuan untuk melucuti program nuklir dan rudal Korea Utara dengan imbalan keringanan sanksi AS.

Kongres tersebut bertujuan untuk meninjau kerja partai sejak terakhir kali digelar pada 2016 dan menguraikan cetak biru baru.

Pada hari ketiga kongres, pada Kamis (7/1/2021), Kim mengangkat masalah pembentukan kembali hubungan dengan Korea Selatan sesuai perkembangan yang ada dan membahas kebijakan luar negeri.

Hal itu dilaporkan oleh KCNA tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai pernyataan Kim Jong Un tersebut.

Baca: Waspada Covid-19, Kim Jong Un Perintahkan Tentara Tembak Siapa Pun yang Dekati Perbatasan China

Tentara Korea Selatan berpatroli di Inje, dekat perbatasan Korea Utara, Selasa (16/6/2020).
Tentara Korea Selatan berpatroli di Inje, dekat perbatasan Korea Utara, Selasa (16/6/2020). (AFP/Ed JONES)

KCNA melaporkan, Kim Jong Un mendeklarasikan orientasi umum dan pendirian kebijakan partai untuk secara komprehensif memperluas dan mengembangkan hubungan eksternal.

Di sisi lain, Biden diprediksi bakal menghadapi tugas sulit untuk membuat terobosan dalam kebuntuan negosiasi dengan Korea Utara.

Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah bertemu dan mencatat rekor bersejarah, namun mereka gagal mencapai kesepakatan.

Hubungan antar-Korea sebenarnya pernah mencatatkan sedikit kemajuan setelah Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 2018.

Namun setelah itu, hubungan antar-Korea malah memburuk karena beberapa hal.

Kim Jong Un juga membahas sejumlah untuk membuka masa keemasan baru dalam pidatonya untuk budaya sosialis.

Pyongyang sendiri semakin meningkatkan tindakan kerasnya terhadap informasi luar.

Baca: Sah! Joe Biden Menang dan Terpilih Jadi Presiden Amerika Serikat Gantikan Donald Trump

Baca: Donald Trump Secara Terbuka Akui Kekalahan, Bersedia Tinggalkan Jabatan Presiden AS untuk Joe Biden

Bulan lalu, pemerintah memberlakukan undang-undang baru mengenai pelarangan materi asing yang dapat memicu “pemikiran reaksioner”.

KCNA menambahkan, Kim Jong Un menyerukan rakyat untuk membangun gaya hidup yang bermanfaat dan revolusioner di semua bidang kehidupan sosial dan secara menyeluruh menghilangkan elemen non-sosialis.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kim Jong Un Bahas Pembaruan Hubungan dengan Korea Selatan"





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved