Waspada Covid-19, Kim Jong Un Perintahkan Tentara Tembak Siapa Pun yang Dekati Perbatasan China

Klaim tak ada kasus Covid-19, Korea Utara justru terapkan karantina ketat, terapkan hukuman mati bagi yang melanggar


zoom-inlihat foto
istri-korut-007.jpg
KCNA VIA KNS / AFP
ILUSTRASI Kim Jong Un eksekusi warga yang tak patuh protokol kesehatan -- Gambar tak bertanggal yang dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 14 Oktober 2020 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) sedang memeriksa lokasi rehabilitasi di daerah Komdok di Provinsi Hamgyong Selatan, yang rusak akibat topan. (KCNA VIA KNS / AFP)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, memerintahkan tentara untuk menembak siapa saja yang mendekati perbatasan Korea Utara-Cina.

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang pejabat Pyongyang Utara, kepada Radio Free Asia (RFA), seperti diberitakan NZ Herald, Sabtu (5/12/2020).

"Saat menjaga perbatasan dengan mulus dari darat, di udara, dan di laut, pihak berwenang memerintahkan tentara untuk menembak siapa pun yang mendekati perbatasan tanpa syarat, terlepas dari siapa orangnya atau alasan mereka berada di daerah tersebut. Ini merupakan ancaman mutlak bagi warga daerah perbatasan," kata sumber itu.

Langkah tegas diambil Kim Jong Un demi mencegah masuknya Covid-19 ke negaranya.

"Perintah Komite Sentral untuk membunyikan peringatan berarti kami memperingatkan orang-orang bahwa mereka yang melanggar aturan akan dieksekusi dengan regu tembak," lanjutnya.

Sumber tersebut mengatakan eksekusi publik bukanlah metode langka bagi pemerintah Korea Utara untuk menakut-nakuti warga agar patuh.

Baca: Kejadian Langka, Pejabat Korea Utara Sudah Miliki Twitter, Diduga Jadi Kendaraan Propaganda Terbaru

Kendati demikian, kasus Covid-19 ini istimewa.

Pasalnya, sebelumnya pemerintah tak pernah menembak langsung orang yang mendekati perbatasan.

"Bahkan selama Arduous March di tahun 1990-an, ketika pembelotan massal berlanjut, pemerintah tidak mengancam Penduduk di daerah perbatasan seperti ini," katanya, mengacu pada bencana kelaparan tahun 1994-1998 yang menewaskan jutaan orang Korea Utara.

Tembak Mati Pria yang Menyelundupkan Diri

ILUSTRASI - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika bertepuk tangan saat memberikan pidato dalam parade militer merayakan 75 tahun Partai Buruh di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, 10 Oktober 2020.
ILUSTRASI - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika bertepuk tangan saat memberikan pidato dalam parade militer merayakan 75 tahun Partai Buruh di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, 10 Oktober 2020. (AFP/KCNA VIA KNS/STR)

Baca: 10 Bulan Tak Muncul, Istri Kim Jong-un Dikhawatirkan Hilang, Sakit, atau Sudah Dieksekusi?





Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Sarankan Diet Rendah Kalori Tanpa

    Tips diet dari artis Tya Ariestya viral setelah
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved