PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Hingga 17 Januari 2021, Tekan Tingginya Kasus Baru Covid-19

PSBB Transisi DKI Jakarta diperpanjang hingga 17 Januari 2021 untuk menekan tingginya angka penyebaran Covid-19 setelah libur panjang Nataru.


zoom-inlihat foto
anies-baswedan-achmad-riza-patria.jpg
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi DKI Jakarta diperpanjang hingga 17 Januari 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1295 Tahun 2020, tentang perpanjangan PSBB Masa Transisi.

Perpanjangan PSBB juga didasari atas meningkatnya kasus baru Covid-19 setelah libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Kali ini fokus Pemprov DKI menekan penambahan kasus, salah satunya yang diakibatkan libur Natal dan Tahun Baru 2021," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, dalam keterangannya, Minggu (3/1/2021) malam.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, persentase pertambahan total kasus aktif terkonfirmasi positif menunjukkan tren kenaikan.

Per 2 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta mencapai 15.471.

Widyastuti mengatakan, ini meningkat 18 persen dari dua pekan sebelumnya, 13.066 kasus pada 20 Desember 2020.

"Kenaikan persentase kasus aktif ini patut kita waspadai bersama, terlebih pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021 yang berpotensi terjadi penambahan kasus," jelas dia.

Baca: Kasus Aktif Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB Transisi hingga 17 Januari

Baca: Tertibkan PSBB, Lurah Cipete Utara Dianiaya Pengunjung Kafe yang Diduga Mabuk 

Merujuk data incidence rate (IR) menyatakan penambahan RW rawan ada di DKI Jakarta.

Sebelumnya, RW rawan berjumlah 21 RW, per 27 Desember bertambah menjadi 55 RW.

"Artinya, tidak ada Kota atau Kabupaten Administrasi sekaligus Kecamatan di DKI Jakarta tanpa penambahan kasus dan hanya dua Kelurahan, yakni Pondok Kelapa dan Pulau Pari saja yang tak ada penambahan kasus," beber Dwi.

“Peningkatan ini terjadi dengan laju IR per wilayah sebesar 19,58, pada tingkat Kecamatan rata-rata sebesar 25,43 dan Kelurahan sebesar 30,64,” lanjutnya.

Update Kasus Covid-19 per 3 Januari

Indonesia memiliki 765.350 kasus positif Covid-19 dalam kurun waktu 2 Maret 2020 hingga Minggu (3/1/2021) atau sekitar 10 bulan pandemi terjadi.

Selama 2-3 Januari 2021, data Satgas Penanganan Covid-19 pada Minggu sore menunjukkan terdapat 6.877 kasus baru.

Sebanyak 6.877 kasus baru itu tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.

Artinya, tidak ada provinsi yang nihil kasus baru.

Penambahan kasus harian tertinggi tercatat di DKI Jakarta dengan total 1.658 orang.

Baca: Dipanggil Polda Metro Jaya, Anies Baswedan Ditanya Soal Status PSBB DKI Jakarta

Baca: Nekat Buka Peti Jenazah Positif Covid-19, Keluarga di Bogor Kaget Lihat Jasad Tertukar: Bukan Mama

Diikuti Jawa Barat yang memiliki 1.232 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Lalu ada Jawa Tengah 928 kasus, Jawa Timur 599 kasus dan Sulawesi Selatan 595 kasus.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved